Pemkot Parepare Genjot Pembangunan Gedung Covid-19 Center
Senin, 15 November 2021 - 15:38 WIB
loading...
Proses pembangunan Gedung Covid Center di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah Andi Makkasau Parepare. Foto: Istimewa
A
A
A
PAREPARE - Pemerintah Kota Parepare terus menggenjot proses pembangunan Gedung Covid-19 Center. Fasilitas ini akan menjadi layanan kesehatan terintegritas atau terpadu.
Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengatakan, progres pembangunan Gedung Covid Center saat ini sudah memasuki tahap pengecoran balok dan lantai untuk lantai 2. Rencanananya pembangunan akan selesai pada akhir tahun 2021.
Baca juga:Wali Kota Bicara Penanganan Covid-19 di Seminar Kesehatan ICMI
"Covid Center kita hadirkan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 , yang tidak dapat diprediksi kapan akan berakhir," kata Taufan, Senin (15/11).
Nantinya, kata Taufan, Covid Centre tak hanya sebatas menangani pasien yang terpapar Covid-19 , tapi juga menjadi pusat penanganan penyakit infeksi yang menggunakan teknologi High Efficiency Particulate Air (Hepa) filter. "Itu yang akan menyaring udara yang terkontaminasi virus, menjadi udara yang bersih dan sehat," jelasnya.
Baca juga:Appi Pantau Progres Persiapan Home Base PSM di Parepare
Covid Center, tambah Taufan, juga akan menjadi pusat penelitian penyakit menular yang dilengkapi dengan laboratorium. Sehingga, kata dia, dapat memberikan kontribusi akademik dalam bidang kedokteran dan epidemologi untuk berbagai penyakit menular.
Sekadar diketahui, pembangunan Gedung Covid Center menelan anggaran kurang lebih Rp17 miliar. Bangunannya berada di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah Andi Makkasau Parepare .
Baca juga:HKN ke-57, Pemkab Pinrang Gelar Senam Bersama hingga Donor Darah
Sementara itu, Direktur RSUD Andi Makkasau , Renny Angraeny Sari mengatakan Covid Center nantinya akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas layanan kesehatan, yang husus untuk pasien Covid-19.
Renny menambahkan, layanan yang akan disiagakan nantinya pada Covid Centre di antaranya, rawat jalan dan rawat inap. Untuk rawat inap, akan mencakup isolasi biasa, ICU, NICU, kamar bersalin, kamar operasi, hemodialisa berstandar ruang isolasi, yang akan menerapkan sistem Hepafilter. "Serta pelayanan penunjang seperti laboratorium dan radiologi," tandasnya.
Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengatakan, progres pembangunan Gedung Covid Center saat ini sudah memasuki tahap pengecoran balok dan lantai untuk lantai 2. Rencanananya pembangunan akan selesai pada akhir tahun 2021.
Baca juga:Wali Kota Bicara Penanganan Covid-19 di Seminar Kesehatan ICMI
"Covid Center kita hadirkan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 , yang tidak dapat diprediksi kapan akan berakhir," kata Taufan, Senin (15/11).
Nantinya, kata Taufan, Covid Centre tak hanya sebatas menangani pasien yang terpapar Covid-19 , tapi juga menjadi pusat penanganan penyakit infeksi yang menggunakan teknologi High Efficiency Particulate Air (Hepa) filter. "Itu yang akan menyaring udara yang terkontaminasi virus, menjadi udara yang bersih dan sehat," jelasnya.
Baca juga:Appi Pantau Progres Persiapan Home Base PSM di Parepare
Covid Center, tambah Taufan, juga akan menjadi pusat penelitian penyakit menular yang dilengkapi dengan laboratorium. Sehingga, kata dia, dapat memberikan kontribusi akademik dalam bidang kedokteran dan epidemologi untuk berbagai penyakit menular.
Sekadar diketahui, pembangunan Gedung Covid Center menelan anggaran kurang lebih Rp17 miliar. Bangunannya berada di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah Andi Makkasau Parepare .
Baca juga:HKN ke-57, Pemkab Pinrang Gelar Senam Bersama hingga Donor Darah
Sementara itu, Direktur RSUD Andi Makkasau , Renny Angraeny Sari mengatakan Covid Center nantinya akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas layanan kesehatan, yang husus untuk pasien Covid-19.
Renny menambahkan, layanan yang akan disiagakan nantinya pada Covid Centre di antaranya, rawat jalan dan rawat inap. Untuk rawat inap, akan mencakup isolasi biasa, ICU, NICU, kamar bersalin, kamar operasi, hemodialisa berstandar ruang isolasi, yang akan menerapkan sistem Hepafilter. "Serta pelayanan penunjang seperti laboratorium dan radiologi," tandasnya.
(luq)
Lihat Juga :