Memilukan! Tak Punya Biaya, Veteran Perang Kemerdekaan 14 Tahun Hidup Lumpuh
Kamis, 11 November 2021 - 09:09 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Nyalakan Tanda Bahaya, Pembatas Jurang di Jalan Magelang-Wonosobo Longsor
"Sehari-hari saya berjualan kayu bakar dan kelapa. Kelapanya saya jual seharga Rp3.000. Kayu bakarnya yang mengumpulkan istri saya," ujar Binul Hajar, dengan kalimat terbata-bata.
Dia masih ingat, saat berjuang melawan penjajah hanya menggunakan bambu runcing. meski nyawa menjadi taruhannya, dan dengan persenjataan apa adanya, Binul mengaku tetap bersemangat untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Baca juga: Sopir Ugal-ugalan, Minibus Terbalik di Tol Cipali Subang 1 Tewas 5 Luka
Selama ini, Binul Hajar tak banyak mendapatkan perhatian dari pemerintah. Setiap peringatan hari pahlawan, akan berlalu begitu saja. Kepala Desa Simardona, Pengidoan menyebutkan, Binul Hajar sudah sakit-sakitan sejak 14 tahun lalu, dan selama ini hanya berjualan kayu serta kelapa.
"Sehari-hari saya berjualan kayu bakar dan kelapa. Kelapanya saya jual seharga Rp3.000. Kayu bakarnya yang mengumpulkan istri saya," ujar Binul Hajar, dengan kalimat terbata-bata.
Dia masih ingat, saat berjuang melawan penjajah hanya menggunakan bambu runcing. meski nyawa menjadi taruhannya, dan dengan persenjataan apa adanya, Binul mengaku tetap bersemangat untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Baca juga: Sopir Ugal-ugalan, Minibus Terbalik di Tol Cipali Subang 1 Tewas 5 Luka
Selama ini, Binul Hajar tak banyak mendapatkan perhatian dari pemerintah. Setiap peringatan hari pahlawan, akan berlalu begitu saja. Kepala Desa Simardona, Pengidoan menyebutkan, Binul Hajar sudah sakit-sakitan sejak 14 tahun lalu, dan selama ini hanya berjualan kayu serta kelapa.
(eyt)
Lihat Juga :