Dekan FISIP Unri Ancam Laporkan Balik Mahasiswi yang Mengaku Dicium Saat Bimbingan Skripsi

Sabtu, 06 November 2021 - 00:10 WIB
loading...
Dekan FISIP Unri Ancam Laporkan Balik Mahasiswi yang Mengaku Dicium Saat Bimbingan Skripsi
Dekan Fisip Universitas Riau, Syafri Harto .Foto/Banda Harudin
A A A
PEKANBARU - Dekan Fisip Universitas Riau, Syafri Harto angkat bicara terkait video viral pengakuan mahasiswi yang diduga dilecehkannya. Diapun membantah tuduhan tersebut. Syafri Harto akan melaporkan balik mahasiswi dengan tuduhan pencemaran nama baik.

Selain melaporkan korban, dia juga akan mengadukan admin yang mengunggah video tersebut ke media sosial ke jalur hukum.

"Karena saya sudah dirugikan, maka saya akan tuntut balik admin Instagram dalam video itu. Tuntutan selanjutnya saya adalah menuntut balik. Karena yang menjadi sumber awal masalah ini adalah mahasiswi HI (Hukum Internasional) itu," ucapnya Jumat (5/11/2021).

Baca juga: Dugaan Mahasiswi Dicium Dekan, Ratusan Mahasiswa Serbu Rektorat Unri

Dia menuding, ini ada aktor intelektualnya. Diapun akan mencari tau siapa dalangnya. Dia menilai hal ini dikait-kaitkan dengan kabar dirinya akan maju menjadi rektor.

"Saya akan mencari tau siapa aktor intelektualnya, siapa di belakang ini. Saya tegaskan bahwa isu saya maju untuk rektor 2022 itu tidak benar. Hanya beberapa pihak saya yang menggadang-gadangkan saya maju," imbuhnya.

Selain tuntutan hukum balik dengan melaporkan mahasiswi berinisial L itu ke polisi. Dia juga sudah mempersiapkan pengacara. "Saya akan tuntut mereka dengan ganti rugi Rp 10 miliar. Saya sangat dirugikan. Saya berani bersumpah tidak melakukan pelecehan seksual," imbuhnya.

Seperti diketahui, seorang mahasiswi diduga mendapatkan pelecehan seksual dekan Universitas Riau. Wanita ini mengaku mahasiswi jurusan Hubungan Internasional di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

Dia bercerita bahwa dirinya dilecehkan saat konsultasi proposal skripsi. Sang dekan yang juga dosen pembimbing skripsi menciumi korban. Pelaku juga memaksa cium bibir. Namun beruntung korban bisa kabur setelah mendorong sang dosen.

Pengakuan korban ini diunggah dalam video dan viral kemarin di media sosial. Setelah kejadian itu mahasiswi ini mencoba minta keadilan. Namun harapan tidak terwujud karena salah dosen yang dianggapnya bisa membela malah menekannya saat dia melapor ke ketua jurusan. Kejadian ini terjadi pada 27 Oktober 2021 di ruang sang dekan.
(msd)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1509 seconds (10.177#12.26)