Kartini Masa Kini dari Padalarang, Pendiri Bank Sampah Bukit Berlian
Selasa, 22 April 2025 - 18:41 WIB
loading...
Sosok Ema Suranta muncul sebagai Kartini masa kini di tengah berbagai permasalahan lingkungan dan minimnya kepedulian terhadap pengelolaan sampah. Foto/Istimewa
A
A
A
PADALARANG - Sosok Ema Suranta muncul sebagai Kartini masa kini di tengah berbagai permasalahan lingkungan dan minimnya kepedulian terhadap pengelolaan sampah. Dia menyulap tumpukan sampah menjadi sumber harapan bagi lingkungan, masyarakat, dan masa depan.
Itu dilakukannya dengan semangat yang menyala dan tekad yang teguh. Hal tersebut berawal dari kegelisahannya melihat gunungan sampah yang menumpuk di desanya, serta kenangan tragis akan tragedi TPA Leuwigajah yang merenggut 150 jiwa.
Ema tergerak mendirikan Bank Sampah Bukit Berlian di Desa Kertamulya, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat bersama ibu-ibu di sekitarnya. Bukan hanya sebagai tempat pemilahan, tetapi sebagai pusat edukasi, pemberdayaan, dan gerakan sosial lingkungan.
Baca juga: Para Kartini Masa Kini yang Memilih Berjualan Online, Ini Tips Penjual Sukses Lazada
Dengan dukungan dari PNM, Ema mulai membudidayakan larva Black Soldier Fly atau yang dikenal dengan sebutan maggot, untuk mengolah sampah organik. Dari modal awal yang didapatkan saat bergabung menjadi nasabah PNM Mekaar, ia kini berhasil mengolah hingga 2 ton sampah per minggu dan menghasilkan maggot segar serta kasgot (pupuk organik).
Itu dilakukannya dengan semangat yang menyala dan tekad yang teguh. Hal tersebut berawal dari kegelisahannya melihat gunungan sampah yang menumpuk di desanya, serta kenangan tragis akan tragedi TPA Leuwigajah yang merenggut 150 jiwa.
Ema tergerak mendirikan Bank Sampah Bukit Berlian di Desa Kertamulya, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat bersama ibu-ibu di sekitarnya. Bukan hanya sebagai tempat pemilahan, tetapi sebagai pusat edukasi, pemberdayaan, dan gerakan sosial lingkungan.
Baca juga: Para Kartini Masa Kini yang Memilih Berjualan Online, Ini Tips Penjual Sukses Lazada
Dengan dukungan dari PNM, Ema mulai membudidayakan larva Black Soldier Fly atau yang dikenal dengan sebutan maggot, untuk mengolah sampah organik. Dari modal awal yang didapatkan saat bergabung menjadi nasabah PNM Mekaar, ia kini berhasil mengolah hingga 2 ton sampah per minggu dan menghasilkan maggot segar serta kasgot (pupuk organik).
Lihat Juga :