Siasat Syekh Subakir Menumbal Keangkeran di Tanah Jawa

Rabu, 03 November 2021 - 06:15 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Arya Damar, Ahli Mesiu Kerajaan Majapahit Sang Penakluk Kerajaan Bali

Dalam Babad Walisana (Babad Para Wali disandarkan pada Karya Sunan Giri II), R Tanoyo menuliskan usaha pengislaman Jawa oleh Sultan al-Gabah dari negeri Rum (Turki Usmani). Sultan mengirim 20.000 keluarga muslim ke Pulau Jawa. Namun sebagian besar tewas terbunuh dan hanya tinggal 200 keluarga yang selamat. Sultan al-Gabah marah.

"Kemudian mengirim ulama, syuhada dan orang sakti ke Jawa untuk membinasakan para "jin, siluman dan brekasan" penghuni Jawa," tulis R Tanoyo. Salah satu di antara ulama sakti yang datang ke Jawa itu adalah Syekh Subakir. Konon, saat itu tanah Jawa dan seisinya masih angker dan galak. Bagi yang mampu melihat, dari jauh Pulau Jawa terlihat seperti kobaran api yang tak pernah padam.

Kata Umar, banyaknya makhluk halus dan lelembut jahat di Jawa sebagai penyebab keangkeran. Bangsa lelembut itu mencelakai orang asing yang tidak mengerti Jawa. Ada cerita mengenai tumbal. Menurut Umar, sebelum melakukan syiar Islam, Syekh Subakir lebih dulu menanam tumbal di tanah Jawa.

Siasat Syekh Subakir Menumbal Keangkeran di Tanah Jawa


Di atas Gunung Tidar Magelang, Jawa Tengah yang dipercaya sebagai pusernya (pusat) tanah Jawa. Syekh Subakir menempatkan tumbal keselamatan. "Bagi yang mampu melihat, tumbal itu katanya berwujud pusaka," kata Umar. Dalam catatan buku Atlas Walisongo, Agus Sunyoto menulis, istilah menanam "tumbal" berkaitan erat dengan usaha rohani.

Sebuah upaya membersihkan tempat dari hal-hal yang dianggap tidak bersih. "Menyucikan suatu tempat dengan cara menanam "tanah" di tempat yang dianggap angker," tulis Agus Sunyoto. Situs Syekh Subakir di Desa Penataran, berlokasi di sebelah utara masjid. Bentuknya makam berukuran panjang lengkap dengan batu nisan. Selembar kain mori menyelubungi nisan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
PLN Lakukan Pemadaman...
PLN Lakukan Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa, Ini Penyebabnya
Mudiruna, Kisah Ulama...
Mudiruna, Kisah Ulama Cahaya dari Rumah Sederhana
Ketum PGI Minta Masyarakat...
Ketum PGI Minta Masyarakat Tak Termakan Video Ceramah JK yang Dipotong dan Dipelintir
Rekomendasi
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Putusan MK Baru Langkah...
Putusan MK Baru Langkah Awal, IAW Dorong Restitusi Historis Kuota Internet Hangus
Febrie Adriansyah Ditahan...
Febrie Adriansyah Ditahan Tanpa Rompi Pink, PB PMII: Cetak Sejarah
Berita Terkini
Pemotongan Dana Bagi...
Pemotongan Dana Bagi Hasil, Anggaran Renovasi 22 Sekolah di Jakarta Dipangkas
Pengemudi yang Tutup...
Pengemudi yang Tutup Pelat Nomor Ditindak Pakai Hunting System
Peluang Besar, Sandiaga...
Peluang Besar, Sandiaga Uno Bidik Sektor Sertifikasi
Exabytes dan Universitas...
Exabytes dan Universitas Ciputra Surabaya Perkuat Kontribusi Dunia Pendidikan
BNPP dan Pemkab Kepulauan...
BNPP dan Pemkab Kepulauan Meranti Percepat Pemerataan Pembangunan Kawasan Perbatasan
Sopir dan Penumpang...
Sopir dan Penumpang Alphard yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI Ternyata Personel Polda Jabar
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved