Siasat Syekh Subakir Menumbal Keangkeran di Tanah Jawa

Rabu, 03 November 2021 - 06:15 WIB
loading...
A A A


Untuk memperlihatkan nisan Umar membuka selubung. Pada permukaan nisan yang entah terbuat dari batu pualam kuno atau jenis lain, ia menunjukkan guratan. Sekilas mirip rangkaian aksara arab belum diketahui artinya. Walau tidak sedikit yang menyebut petilasan. Umar lebih meyakini situs yang ia kelola adalah sebuah makam.

"Apakah itu betul makam Syekh Subakir, wallahulam," tutur Umar menjelaskan. Agus Sunyoto dalam Atlas Wali Songo mencatat, ada sejumlah tempat di pantai utara Jawa yang dikenal sebagai Makam Panjang. Tempat yang berada di Gresik, Lamongan, Tuban, Rembang dan Jepara tersebut diyakini sebagai kuburan atau bekas petilasan.

Di situs sejarah Syekh Subakir di Penataran Blitar terdapat lempengan batu candi yang diyakini sebagai tempat Syekh Subakir bersujud. "Karenanya dinamai batu Pasujudan. Tempat Syekh Subakir bersujud, sembahyang," tambah Umar. Tepat di sebelah kanan kiri makam Syekh Subakir juga terdapat makam lain. Posisinya sedikit di bawah. Dua makam tersebut, menurut Umar adalah pusara Syekh Bela Belu.

Posisi sebelumnya berada di depan masjid. Pada tahun 2019, pengurus situs Syekh Subakir memindahkan di tempat sekarang ini. "Saat pemindahan dilakukan ritual tujuh kali khatam Alquran semalam. Yang melakukan 35 orang penghafal Quran," ungkap Umar. Pendekatan lemah lembut ditengarai menjadi kunci keberhasilan Syekh Subakir mengenalkan Islam di tanah Jawa.

Dalam syiar, Syekh Subakir tidak pernah mengusik nilai keyakinan dan kebudayaan penduduk Jawa yang sudah mapan. Sebelum masuk ke dalamnya, Syekh Subakir lebih dulu menyelami situasi kebatinan orang Jawa. "Syekh Subakir datang dengan merangkul. Sebelum menata manusianya, ia lebih dulu menata tempatnya dengan menanam tumbal," kata Umar.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
PLN Lakukan Pemadaman...
PLN Lakukan Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa, Ini Penyebabnya
Mudiruna, Kisah Ulama...
Mudiruna, Kisah Ulama Cahaya dari Rumah Sederhana
Ketum PGI Minta Masyarakat...
Ketum PGI Minta Masyarakat Tak Termakan Video Ceramah JK yang Dipotong dan Dipelintir
Rekomendasi
Afrika Selatan Tersingkir,...
Afrika Selatan Tersingkir, Kanada Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Pelatih Portugal Kesal...
Pelatih Portugal Kesal Ronaldo Diminta Diistirahatkan: Itu Kekanak-kanakan!
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Berita Terkini
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo di PN Jaksel Digelar Hari Ini
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Kunjungi Lampung Tengah,...
Kunjungi Lampung Tengah, Jokowi Jajan Es Kopi dan Keripik Pisang di Sentra UMKM
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Pengusaha Muda, Ini Tanggapan Kuasa Hukum Tersangka
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved