Kapten Abdul Madjid Anggota BAIS TNI Tewas Ditembak di Aceh, Begini Kronologinya
Senin, 01 November 2021 - 18:51 WIB
loading...
Kapolres Pidie AKBP Padli menjelaskan kronologi penembakan terhadap Dantim BAIS TNI Kapten Inf Abdul Majid oleh tiga pelaku di Pidie, Aceh. Foto/iNewsTV/Jamal Pangwa
A
A
A
PIDIE - Satuan Reserse Kriminal Polres Pidie, Aceh mengungkap kronologi penembakan dan perampokan terhadap Komandan Tim (Dantim) Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Kapten Inf Abdul Majid di Kabupaten Pidie, Aceh.
Pelaku penembakan yang berjumlah tiga orang melakukan aksinya pada Kamis 28 Oktober 2021 sekitar pukul 17.00 WIB di Jalan Lhok Krincong, Gampong Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie.
Baca juga: 3 Eksekutor Pembunuh Perwira BAIS TNI Ditangkap, Senapan Serbu SS1 dan 11 Peluru Disita
Tiga pelaku penembakan yaitu M (41) wiraswasta warga Gampong Meunasah Rumpuen, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya selaku perencana perampokan dan penembakan; D (46) petani warga Gampong Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie selaku pengatur strategi dan pemilik senjata api; dan F (41) petani warga Paru Cot, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya selaku eksekutor atau pelaku penembakan.
Kapolres Pidie AKBP Padli menjelaskan, kronologi penembakan dan penangkapan tersangka M yang merupakan otak penembakan dan perampokan.
- Tersangka M merupakan kenalan korban. Tersangka mengetahui jika korban mempunyai uang tunai sejumlah puluhan juta rupiah dan sering dibawa oleh korban di dalam tas.
Baca juga: Komandan Tim Badan Intelijen Strategis TNI Tewas Usai Ditembak OTK di Pidie
- Rabu 27 Oktober 2021 pelaku M dan D melakukan pertemuan untuk merencanakan perampokan dan penembakan. Selanjutnya kedua pelaku menentukan lokasi untuk melakukan perampokan dan penembakan tersebut.
- Kamis 28 Oktober 2021 sekitar pukul 08.00 WIB pelaku M dan D melakukan survei ke lokasi perampokan dan penembakan yang telah ditentukan.
Pelaku penembakan yang berjumlah tiga orang melakukan aksinya pada Kamis 28 Oktober 2021 sekitar pukul 17.00 WIB di Jalan Lhok Krincong, Gampong Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie.
Baca juga: 3 Eksekutor Pembunuh Perwira BAIS TNI Ditangkap, Senapan Serbu SS1 dan 11 Peluru Disita
Tiga pelaku penembakan yaitu M (41) wiraswasta warga Gampong Meunasah Rumpuen, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya selaku perencana perampokan dan penembakan; D (46) petani warga Gampong Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie selaku pengatur strategi dan pemilik senjata api; dan F (41) petani warga Paru Cot, Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya selaku eksekutor atau pelaku penembakan.
Kapolres Pidie AKBP Padli menjelaskan, kronologi penembakan dan penangkapan tersangka M yang merupakan otak penembakan dan perampokan.
- Tersangka M merupakan kenalan korban. Tersangka mengetahui jika korban mempunyai uang tunai sejumlah puluhan juta rupiah dan sering dibawa oleh korban di dalam tas.
Baca juga: Komandan Tim Badan Intelijen Strategis TNI Tewas Usai Ditembak OTK di Pidie
- Rabu 27 Oktober 2021 pelaku M dan D melakukan pertemuan untuk merencanakan perampokan dan penembakan. Selanjutnya kedua pelaku menentukan lokasi untuk melakukan perampokan dan penembakan tersebut.
- Kamis 28 Oktober 2021 sekitar pukul 08.00 WIB pelaku M dan D melakukan survei ke lokasi perampokan dan penembakan yang telah ditentukan.
Lihat Juga :