IDI Makassar Pertanyakan Sikap Pemkot Ngotot Pakai GeNose
Sabtu, 30 Oktober 2021 - 10:47 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau perlu, sama seperti awal, waktu GeNose datang, kita kan ada lakukan head to head dengan PCR di Karebosi. Bawalah itu genose, Swab PCR, supaya langsung sama-sama. Karena kami juga mengetahui, ini mubassir, kita kena kritik karena anggaran sudah dipakai," katanya.
Lebih lanjut dr Yudhi mengatakan, pihaknya sedari awal telah menolak penggunaan alat tersebut. Lantaran metode pemeriksaannya yang dirasa sudah tidak tepat sasaran.
"Logikanya di mana bau mulut bisa menangkap Covid? Sementara ini virus di tenggorokan dan laring. Banyak kasus hanya karena dia merokok, dia minum yang menyengat, tiba-tiba positif. Setelah kumur-kumur, 10 menit kemudian tes lagi, hasilnya negatif," tandasnya.
Baca Juga: UGM Berikan Pelatihan dan Empat Unit GeNose C19 ke DPR
Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Nursaidah Sirajuddin mengakui adanya unsur pemanfaatan pada alat tersebut agar tak mubasir.
Dia mengatakan, pihaknya menggunakan alat tersebut dengan mengikuti tren yang terjadi saat itu. GeNose sebelumnya digunakan hampir di seluruh wilayah Indonesia, terlebih hal ini telah mendapatkan restu dari Kementerian Kesehatan.
Lebih lanjut dr Yudhi mengatakan, pihaknya sedari awal telah menolak penggunaan alat tersebut. Lantaran metode pemeriksaannya yang dirasa sudah tidak tepat sasaran.
"Logikanya di mana bau mulut bisa menangkap Covid? Sementara ini virus di tenggorokan dan laring. Banyak kasus hanya karena dia merokok, dia minum yang menyengat, tiba-tiba positif. Setelah kumur-kumur, 10 menit kemudian tes lagi, hasilnya negatif," tandasnya.
Baca Juga: UGM Berikan Pelatihan dan Empat Unit GeNose C19 ke DPR
Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Nursaidah Sirajuddin mengakui adanya unsur pemanfaatan pada alat tersebut agar tak mubasir.
Dia mengatakan, pihaknya menggunakan alat tersebut dengan mengikuti tren yang terjadi saat itu. GeNose sebelumnya digunakan hampir di seluruh wilayah Indonesia, terlebih hal ini telah mendapatkan restu dari Kementerian Kesehatan.
Lihat Juga :