Penempatan Kontainer Makassar Recover Dinilai Semrawut

Sabtu, 30 Oktober 2021 - 08:55 WIB
loading...
Penempatan Kontainer...
Penempatan kontainer Makassar Recover dinilai semrawut. Foto: Istimewa
A A A
MAKASSAR - Penempatan kontainer di sejumlah titik dinilai tak ideal dan melanggar regulasi, lantaran menempati bahu jalan hingga pedestarian.

Dari hasil pantauan Sindonews, penempatan kontainer di bahu jalan dapat ditemukan di beberapa titik. Jalan Veteran Utara Kelurahan Maradekayya misalnya, penempatan kontainer di lokasi ini menutupi trotoar dan tak menyisakan bahu jalan.

Baca Juga: Makassar Recover, Integrasi 3 Ekosistem Penting dalam Penanganan Pandemi

Tak jauh dari lokasi tersebut, di Jalan Abubakar Lambogo, Kelurahan Bara-baraya, tepatnya pertigaan dengan jalan Veteran Utara, kondisi yang sama dapat ditemukan. Namun kondisinya lebih baik lantaran menyisakan sedikit lahan untuk parkir. Demikian pula di Jalan Rusa Kelurahan Maricayya dimana posisi kontainer juga sama, dengan memakan bahu jalan.

Pengamat Transportasi Publik Universitas Muslim Indonesia (UMI) Lambang Basri Said saat dihubungi mengatakan kondisi tersebut jelas mengganggu lalu lintas jalan.

Seyogyanya penempatan kontainer tidak menempati atau menganggu fasum yang banyak digunakan oleh publik, seperti trotoar jalan yang jelas dalam UU 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan merupakan hak bagi pejalan kaki.

"Kalau saya lihat, kita di satu sisi harus bijak, jangan sampai berdampak terhadap penerapan regulasi. Saya kira kalau ini untuk kepentingan praktik itu idealnya tidak terganggu," katanya.

Menurutnya pemerintah justru mendidik masyarakat untuk tak taat pada regulasi. Hal ini memberikan contoh yang buruk ke masyarakat.

"Walaupun itu sifatnya sementara. Karena kan itu bisa jadi cerminan orang datang menjual (PKL) di trotoar, sedangkan kota saja begitu. Ini jadi barometer bagi masyarakat. Kontainer saja begitu kok. Sedangkan sekarang misalnya dilarang parkir tapi tetap ada. Ada tenaga parkir di situ, sebenarnya ini semua melemahkan regulasi, apalagi seperti ini (kontainer)," katanya.

Hal ini mengindikasikan tak adanya kajian mendalam terkait dampak dari kontainer tersebut.Pemerintah semestinya bisa memanfaatkan ruang-ruang yang lebih baik dan tidak menganggu aspek-aspek tersebut.

Jika sifatnya sementara semestinya pemerintah memanfaatkan sekolah hingga lapangan terbuka."Pinjam saja di sekitar supermarket, minimarket adakan di SPBU. Artinya ada halaman sekolah, ada halaman kantor yang bisa dimanfaatkan, kenapa tidak di situ?," Katanya.

Baca Juga: 23 Lurah Dicopot Karena Dianggap Tak Dukung Makassar Recover

Sementara itu, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto saat mengatakan akan merelokasi kembali kontainer tersebut agar tidak menganggu jalan.

"Kita sudah suruh perbaiki ini yang salah-salah, kita akan relokasi kembali kontainer-kontainer ini," ujarnya singkat.

Sebelumnya Danny mengakui sejumlah penempatan kontainer tersebut semrawut. Sehingga dirinya telah meminta Sekda Kota Makassar untuk turun tangan menyelesaikan masalah tersebut.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
RS Vertikal Makassar...
RS Vertikal Makassar Milik Pemerintah Kini Miliki Fasilitas AC VRF
Puncak Makassar Eight...
Puncak Makassar Eight Festival Dipindahkan ke Tugu MNEK, Ini Alasannya
Pemkot Makassar Terapkan...
Pemkot Makassar Terapkan Layanan Publik Berbasis Metaverse, Mendagri Beri Pujian
Musim Transisi, BPBD...
Musim Transisi, BPBD Makassar: Waspada Banjir dan Angin Kencang!
Awas! Kebakaran di Makassar...
Awas! Kebakaran di Makassar Meningkat hingga 359 Kali
Dinas Pertanahan Kota...
Dinas Pertanahan Kota Makassar Targetkan 100 Aset Lahan Pemkot Miliki Sertifikat pada 2023
Dukung Program Pusat,...
Dukung Program Pusat, Pemkot Makassar Integrasikan NIK dan NPWP Warganya
Diskop dan UMKM Kota...
Diskop dan UMKM Kota Makassar Dorong Pelaku UMKM Manfaatkan Pusat Inkubator
Rekomendasi
Ruben Onsu Gugat Hak...
Ruben Onsu Gugat Hak Asuh Tiga Anak, Nama Betrand Peto Ikut Dicantumkan
KPK Buka Peluang Panggil...
KPK Buka Peluang Panggil Menhut terkait Penerimaan Pelepasan HPT Bupati Kuansing
Waste-to-Energy Dinilai...
Waste-to-Energy Dinilai Efektif Atasi Sampah Nasional, Asal Masyarakat Dilibatkan
Berita Terkini
Anggota Satresnarkoba...
Anggota Satresnarkoba Polres Katingan Kalteng Gugur Ditembak saat Gerebek Bandar Narkoba
Bea Cukai dan BNN Gagalkan...
Bea Cukai dan BNN Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Ganja dari Thailand
Bikin Omzet Naik, Sandi...
Bikin Omzet Naik, Sandi Uno Sebut Inkubasi Berhasil Naikan Kelas UMKM
Resmikan SDH Global...
Resmikan SDH Global di Bali, PHG: Perkuat Pendidikan Pencetak Generasi Berkarakter
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan YTR , Taufik Hidayat Peragakan Pukul Pakai Golok dan Sundut Korban
Ini Identitas Pilot...
Ini Identitas Pilot Asal Amerika yang Tewas usai Pesawatnya Dibakar di Papua
Infografis
10 Negara Dinilai Penduduknya...
10 Negara Dinilai Penduduknya Punya Kualitas Pendidikan Terbaik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved