APBD 2022, Pemkot Makassar Diminta Fokus Benahi Fasilitas Kesehatan
Rabu, 27 Oktober 2021 - 07:27 WIB
loading...
A
A
A
Penganggaran yang berlebihan tanpa dibarengi perencanaan baik disebut berpotensi direfocusing sehingga tidak efektif karena menghabiskan terlalu banyak waktu alih-alih realisasi.
"Pengalaman 2 tahun terakhir APBD kita terus refocusing-refocusing, habis waktu untuk itu. Yang lalu begitu. Awalnya Rp50 miliar kemudian kita refocusing Rp380 miliar dan akhirnya refocusing dan akhirnya cuma Rp200 miliar ji juga terpakai," lanjutnya.
Legislator Nasdem tersebut menilai pembenahan fasilitas kesehatan justru lebih urgen. "Rumah sakit. Untuk membangun persiapan RS kita yang ada di Batua, Ujung Pandang segera di-finishing, RS Ibu dan Anak Mamajang segera dibangun, RS Sudiang perencanannya sudah harus di situ, RS di Minassaupa segera dibangun. Memperkuat 47 puskesmas lainnya yang kita punya," tuturnya.
Baca Juga: Menko Airlangga Evaluasi Program PEN, Begini Rincian Serapan Anggarannya
Jika fasilitas kesehatan dibenahi dengan baik, persoalan yang muncul akibat pandemi Covid-19 bisa juga terselesaikan dengan baik, bak itu tekait isolasi, keterisian BOR hingga vaksinasi.
"Pengalaman 2 tahun terakhir APBD kita terus refocusing-refocusing, habis waktu untuk itu. Yang lalu begitu. Awalnya Rp50 miliar kemudian kita refocusing Rp380 miliar dan akhirnya refocusing dan akhirnya cuma Rp200 miliar ji juga terpakai," lanjutnya.
Legislator Nasdem tersebut menilai pembenahan fasilitas kesehatan justru lebih urgen. "Rumah sakit. Untuk membangun persiapan RS kita yang ada di Batua, Ujung Pandang segera di-finishing, RS Ibu dan Anak Mamajang segera dibangun, RS Sudiang perencanannya sudah harus di situ, RS di Minassaupa segera dibangun. Memperkuat 47 puskesmas lainnya yang kita punya," tuturnya.
Baca Juga: Menko Airlangga Evaluasi Program PEN, Begini Rincian Serapan Anggarannya
Jika fasilitas kesehatan dibenahi dengan baik, persoalan yang muncul akibat pandemi Covid-19 bisa juga terselesaikan dengan baik, bak itu tekait isolasi, keterisian BOR hingga vaksinasi.
Lihat Juga :