Nasib Pemerintah Tingkat Bawah Saat Membagikan Bantuan Covid-19 di Pangandaran

Rabu, 22 April 2020 - 11:30 WIB
loading...
Nasib Pemerintah Tingkat...
Koordinator PKH Kabupaten Pangandaran Ade Ajat Sudrajat bersama KPM PKH/SINDOnews/Syamsul Maarif
A A A
PARIGI - Di balik pembagian voucher beras dan sembako senilai masing-masing Rp150 ribu yang dialokasikan untuk masyarakat terdampak Covid-19 di Kabupaten Pangandaran ada kisah pilu yang dialami pemerintah tingkat bawah.

Kisah pilu tersebut dialami oleh RT, RW, Kepala Dusun dan perangkat desa karena tidak sedikit yang menerima cacian dari masyarakat yang tidak memahami regulasi.

Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Pangandaran Ade Ajat Sudrajat mengatakan, penyaluran bantuan jaringan pengaman sosial akibat dari dampak Covid-19 ada masyarakat yang dikecualikan.

Masyarakat yang dikecualikan atau yang tidak menerima bantuan voucher beras dan sembako di antaranya, KPM PKH, penerima tetap program sembako (BPNT), suami atau istri ASN, anggota TNI/Polri, keluarga kaya raya, daftar tetap penerima program sembako Provinsi dan program BLT Pusat.

"Kami imbau masyarakat sadar bahwa dalam penyaluran bantuan ada aturan yang berlaku," kata Ade.

Ade menambahkan, apabila masih ada masyarakat yang terlewat atau belum menerima bantuan berupa voucher beras dan sembako bakal diajukan kembali oleh RT dan perangkat Desa dan segera mendapat bantuan.

"Mari kita bersikap dewasa dan jangan terprovokasi oleh propaganda yang tidak jelas karena berpotensi memancing suasana tidak kondusif," tambahnya.

Ade pun berpesan kepada RT dan perangkat Desa untuk tidak menyikapi secara emosi dikala mendapat protes dari masyarakat yang belum menerima voucher beras dan sembako. "Beri pemahaman kepada masyarakat sampai mereka mengerti," terang Ade.

Secara prosedur, teknis penyaluran voucher beras dan sembako sudah sesuai tahapan. Jika ada yang terlewat RT dan perangkat Desa segera mengusulkan agar pendistribusian voucher cepat terealisasi.

"Kami ucapkan terimakasih kepada RT dan perangkat Desa yang sudah mensukseskan program penyaluran bantuan jaringan pengaman sosial akibat dari dampak Covid-19," jelasnya.

Program ini berjalan lancar dan sukses karena peran sigap RT, RW, Kepala Dusun dan perangkat desa. Ade berharap pemerintah tingkat bawah diberikan kesehatan karena hampir beberapa hari mereka diporsir dengan pekerjaan. "Jangan mencaci maki RT dan perangkat Desa, kasihan mereka sudah bekerja sungguh-sungguh untuk masyarakat," pungkas Ade.
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Susi Pudjiastuti Minta...
Susi Pudjiastuti Minta Izin Keramba Jaring Apung di Pantai Timur Pangandaran Dicabut
Asal Usul Nama dan Sejarah...
Asal Usul Nama dan Sejarah Pangandaran, Kabupaten Berjuluk Hawaii Van Jabar
Viral! Guru di Pangandaran...
Viral! Guru di Pangandaran Mengaku Kena Pungli dan Intimidasi hingga Mengundurkan Diri
Bupati Pangandaran Berlakukan...
Bupati Pangandaran Berlakukan Prokes Ketat pada Objek Wisata selama Libur Natal dan Tahun Baru
Niat Menolong, Remaja...
Niat Menolong, Remaja Pangandaran Ini Malah Kehilangan Motor
Pemda Pangandaran Lawan...
Pemda Pangandaran Lawan Hoaks Dampak Vaksin Covid-19 dengan Cara Sosialisasi
Gerakan Mobil Masker...
Gerakan Mobil Masker untuk Masyarakat Menyambangi 10 Kecamatan di Pangandaran
Pangandaran Contoh Penerapan...
Pangandaran Contoh Penerapan AKB Sektor Pariwisata
Protokol Kesehatan Pariwisata...
Protokol Kesehatan Pariwisata Kabupaten Pangandaran Jadi Contoh Wilayah Lain
Rekomendasi
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan...
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan Kini Lebih Agresif
10 Fakta Menarik Argentina...
10 Fakta Menarik Argentina Kalahkan Austria di Piala Dunia 2026: Messi Alien!
Berita Terkini
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Tak Perlu Tunggu Air...
Tak Perlu Tunggu Air Mati, Perumda Bekasi Kini Bisa Deteksi Pipa Bocor Sejak Dini
2 Fakta Stasiun JIS:...
2 Fakta Stasiun JIS: Hanya Miliki Satu Peron dan Beroperasi hingga Pukul 21.30 WIB
Kadis Pertanian Merauke:...
Kadis Pertanian Merauke: CSR dan Optimasi Lahan Berhasil Tingkatkan Produksi dan Stabilkan Harga Beras
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Cibis Park Satukan Jazz Modern dan Betawi dalam Panggung Budaya Urban
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved