2 Korban Pencabulan Pelatih Voli Masih Trauma karena Hamil

Selasa, 19 Oktober 2021 - 16:42 WIB
loading...
2 Korban Pencabulan...
Pelatih voli cabul Lulut Kusmiyanto saat diperlihatkan polisi usai ditangkap. Foto: iNewsTV/Sukmawijaya
A A A
DEMAK - Dua dari 13 korban pencabulan pelatih bola voli asal Demak , Jawa Tengah, Lulut Kusmiyanto (39) hingga kini masih trauma karena hamil . Apalagi, tersangka sempat berupaya menggugurkan kandungan korban dengan membawanya ke dukun pijat.

Kasus pencabulan anak di bawah umur oleh tersangka, Lulut Kusmiyanto warga Desa Kembangarum, Kecamatan Mranggen, Demak, menjadi viral di media massa bahkan banyak warga mengutuk kebejatan tersangka karena tega mencabuli anak didiknya.

Baca juga: Demak Gempar! Pelatih Bola Voli Cabuli 13 Gadis Belia, Seorang Korban Hamil 8 Bulan

“Dari pengembangan kasus ini, polisi berhasil mendata para korban sebanyak 13 orang anak, namun dari 13 korban, 2 anak di antaranya masih menjalani terapi trauma karena hamil,” kata Kasat Reskrim Polres Demak, AKP Agil Widyas Sampurna.

Untuk korban yang hamil, sebelumnya sempat dipaksa tersangka makan buah nanas dan minum pil cytotec, selain minum obat, tersangka juga mengajak korban ke dukun pijat untuk menggugurkan kandungan.

Tersangka melakukan aksi bejatnya sejak tahun 2019, saat kali pertama mendirikan klub bola voli, di wilayah Demak. Untuk menjerat korban tersangka sering mengiming-imingi korbannya untuk masuk tim prestasi bola voli.

Baca juga: Terangsang Lihat Gadis Telanjang saat Mandi, Pemuda Bejat Ini Perkosa dan Membunuhnya

“Agar tetap tutup mulut, tersangka juga memberikan hadiah kepada korbannya, berupa baju, alat bola voli atau uang saku,” kata AKP Agil.

Kebanyakan korban yang dimangsa oleh tersangka berusia antara 14-17 tahun, berbagai cara dilakukan tersangka demi memuaskan nafsunya.

“Kebanyakan korban dipaksa untuk melayaninya saat di rumah tersangka atau di kendaraan ketika mengantar pulang dari pertandingan bola voli,” ungkapnya.

Baca juga: Niat Berlindung di Rumah Teman, Bocah Perempuan di Sampang Malah Dicabuli Rekan Ayahnya

Namun aksi bejat pelatih bola voli ini berakhir di tangan polisi, setelah salah satu korbannya berinisial ANS (14) harus berhenti sekolah karena dicabuli tersangka hingga hamil 8 bulan.

Pasca pelaporan korban pertama, polisi akan menuntut tersangka ancaman hukuman penjara 15 tahun lebih karena melanggar undang-undang perlindungan anak. Selanjutnya secara estafet polisi juga menuntut tersangka hingga mencabuli 12 korban lainnya.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pimpinan Padepokan Padang...
Pimpinan Padepokan Padang Ati Diciduk Polisi terkait Kasus Pencabulan, 350 Santri Dipulangkan
Polisi Tangkap KS, yang...
Polisi Tangkap KS, yang Diduga Bantu Pelarian Pelaku Pencabulan di Ponpes Pati
Kasus Pencabulan Puluhan...
Kasus Pencabulan Puluhan Santriwati di Pati, Gus Salam Minta Pelaku Ditindak Tegas
DPR Minta Pelaku Dugaan...
DPR Minta Pelaku Dugaan Pencabulan di Pesantren Tlogowungu Pati Dihukum Berat
500 Pemudik PDBN Nikmati...
500 Pemudik PDBN Nikmati Perjalanan Mudik Gratis dari Jakarta ke Demak
Anak di Bawah Umur Dibatasi...
Anak di Bawah Umur Dibatasi Main Medsos, Pramono: Demi Kebaikan Bersama
200 Ribu Anak Terpapar...
200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, 80 Ribu di Antaranya di Bawah 10 Tahun
Komdigi Gandeng 5 Kementerian,...
Komdigi Gandeng 5 Kementerian, Siap Batasi Akses Medsos Anak di Bawah 16 Tahun
Ini Alasan Pemerintah...
Ini Alasan Pemerintah Melarang Anak Usia di Bawah 16 Tahun Mengakses Media Sosial
Rekomendasi
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Dipaksa Bermain Imbang Lawan Iran
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Berita Terkini
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved