Talkshow Virtual LDR Ajak Masyarakat Selamatkan Habitat Orangutan di Kalimantan
Sabtu, 16 Oktober 2021 - 20:21 WIB
loading...
Untuk mengedukasi dan mengajak masyarakat menyelamatkan habitat orangutan, Yayasan Penyelamatan Orangutan Borneo (BOSF) dan Bakti BCA menggelar talkshow virtual bertajuk Lihat Dari Rumah (LDR). Foto ist
A
A
A
JAKARTA - Habitat orangutan , khususnya di Kalimantan kian terancam seiring menurunnya kualitas lingkungan hutan oleh berbagai ulah manusia. Untuk mengedukasi dan mengajak masyarakat menyelamatkan habitat orangutan, Yayasan Penyelamatan Orangutan Borneo (BOSF) dan Bakti BCA menggelar talkshow virtual bertajuk Lihat Dari Rumah (LDR).
Talkshow yang disiarkan melalui kanal Instagram @goodlifebca dan Youtube SolusiBCA, Kamis (14/10) itu menghadirkan pembicara CEO BOS Foundation Dr. Ir. Jamartin Sihite dan BOSF Awareness Campaigner Richard Kyle. Baca juga: Pelestarian Satwa Langka, 5 Orangutan Dikembalikan ke TN-BBBR Kalteng
Jamartin Sihite mengatakan bahwa menyelamatkan orangutan dan habitatnya bukan hanya tugas BOSF, tapi semua elemen masyarakat."Kita semua, baik itu NGO, pemangku kepentingan baik di pusat maupun di daerah. Privat sektor seperti BCA , maupun masyarakat umum, perlu bergandengan tangan agar penyelamatan orangutan dan habitatnya dapat terwujud dan dapat hidup berdampingan,” ujar Jamartin Sihite.
Manusia, lanjut Jamartin, sering menjadi pemicu perusak keseimbangan alam. Namun, manusia juga menjadi harapan terakhir untuk memulihkan keharmonisan alam. Menurutnya, langkah yang paling mudah adalah merubah perilaku terhadap alam dan sekitarnya. Baca juga: Investor Asing Borong Rp1,59 Triliun, BBCA Masih Paling Laris
"Berkomitmen untuk mempelajari lebih jauh tentang resikonya terhadap satwa liar dan habitatnya serta mengurangi jejak karbon kita untuk menjaga bumi tetap sehat. Sebab apa yang kita lakukan sekarang akan berdampak pada generasi kita berikutnya," jelasnya.
Talkshow yang disiarkan melalui kanal Instagram @goodlifebca dan Youtube SolusiBCA, Kamis (14/10) itu menghadirkan pembicara CEO BOS Foundation Dr. Ir. Jamartin Sihite dan BOSF Awareness Campaigner Richard Kyle. Baca juga: Pelestarian Satwa Langka, 5 Orangutan Dikembalikan ke TN-BBBR Kalteng
Jamartin Sihite mengatakan bahwa menyelamatkan orangutan dan habitatnya bukan hanya tugas BOSF, tapi semua elemen masyarakat."Kita semua, baik itu NGO, pemangku kepentingan baik di pusat maupun di daerah. Privat sektor seperti BCA , maupun masyarakat umum, perlu bergandengan tangan agar penyelamatan orangutan dan habitatnya dapat terwujud dan dapat hidup berdampingan,” ujar Jamartin Sihite.
Manusia, lanjut Jamartin, sering menjadi pemicu perusak keseimbangan alam. Namun, manusia juga menjadi harapan terakhir untuk memulihkan keharmonisan alam. Menurutnya, langkah yang paling mudah adalah merubah perilaku terhadap alam dan sekitarnya. Baca juga: Investor Asing Borong Rp1,59 Triliun, BBCA Masih Paling Laris
"Berkomitmen untuk mempelajari lebih jauh tentang resikonya terhadap satwa liar dan habitatnya serta mengurangi jejak karbon kita untuk menjaga bumi tetap sehat. Sebab apa yang kita lakukan sekarang akan berdampak pada generasi kita berikutnya," jelasnya.
Lihat Juga :