MUI Jateng Serukan Salat Tarawih di Rumah Bersama Keluarga
Rabu, 22 April 2020 - 08:42 WIB
loading...
Ketua Umum MUI Jateng Achmad Darodji didampingi Sekretaris MUI Jateng Muhyiddin memimpin rapat menyambut bulan suci Ramadhan 1414 H di kantor MUI Jateng, Selasa (21/4/2020). FOTO/IST
A
A
A
SEMARANG - Majelis Ulama Jawa Tengah menyerukankepada umat Islam untuk melaksanakan ibadah bulan Ramadhan di rumah bersama keluarga inti masing-masing. Beribadah di rumah adalah salah satu ihitiar untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona jenis baru, Covid-19.
Imbauan ini tertuang dalam keputusan MUI Jateng Nomor: 03/DP-P.VIII/T/IV/2020 tentang Tausiyah MUI Jateng sebagai panduan ibadah bulan Ramadhan 1441 H dalam Situasi Dadurat Covid-19. Keputusan ini didasarkan hasil rapat antara MUI Jateng bersama Komisi Fatwa MUI Jateng di kantor MUI Jateng di Kompleks Masjid Baiturrahman Simpanglima, Semarang, Selasa (21/4/2020).
Rapat dipimpin oleh Ketua Umum MUI Jateng Achmad Darodji. Hadir dalam rapat Sekretaris MUI Jateng Muhyiddin, Ketua Komisi Fatwa MUI Jateng KH Achmad Hadlor Hasan, Sekretaris Komisi Fatwa MUI Jateng KH Fadlolan Musyaffa. Hadir juga tim perumus H Ahmad Rofiq, KH Zainal Arifin Ma'sum, KH Khammad Ma'sum, KH Multazam Ahmad, H Imam Maskur, dan KH Arif Junaidi yang membubuhkan tanda tangan di SK Tausiyah MUI Jateng.
Darodji menyebutkan, Tausiyah MUI Jateng ini berisi lima poin. Poin pertama, yaitu MUI Jateng menguatkan Tausiyah MUI Nomor: Kep.1065/DP-MUI/IV/2020 tentang Menyambut Ramadhan 1441H.
Isi poin pertama,hendaknya umat Islam di Jawa Tengah menjadikan bulan Ramadhan sebagai momentum meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, dengan memperbanyak salat sunnah, berdzikir, istiqfar dan tadarus alquran, serta memperbanyak doa agar Covid-19 segera pergi dari Indonesia dan muka bumi ini.
Imbauan ini tertuang dalam keputusan MUI Jateng Nomor: 03/DP-P.VIII/T/IV/2020 tentang Tausiyah MUI Jateng sebagai panduan ibadah bulan Ramadhan 1441 H dalam Situasi Dadurat Covid-19. Keputusan ini didasarkan hasil rapat antara MUI Jateng bersama Komisi Fatwa MUI Jateng di kantor MUI Jateng di Kompleks Masjid Baiturrahman Simpanglima, Semarang, Selasa (21/4/2020).
Rapat dipimpin oleh Ketua Umum MUI Jateng Achmad Darodji. Hadir dalam rapat Sekretaris MUI Jateng Muhyiddin, Ketua Komisi Fatwa MUI Jateng KH Achmad Hadlor Hasan, Sekretaris Komisi Fatwa MUI Jateng KH Fadlolan Musyaffa. Hadir juga tim perumus H Ahmad Rofiq, KH Zainal Arifin Ma'sum, KH Khammad Ma'sum, KH Multazam Ahmad, H Imam Maskur, dan KH Arif Junaidi yang membubuhkan tanda tangan di SK Tausiyah MUI Jateng.
Darodji menyebutkan, Tausiyah MUI Jateng ini berisi lima poin. Poin pertama, yaitu MUI Jateng menguatkan Tausiyah MUI Nomor: Kep.1065/DP-MUI/IV/2020 tentang Menyambut Ramadhan 1441H.
Isi poin pertama,hendaknya umat Islam di Jawa Tengah menjadikan bulan Ramadhan sebagai momentum meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, dengan memperbanyak salat sunnah, berdzikir, istiqfar dan tadarus alquran, serta memperbanyak doa agar Covid-19 segera pergi dari Indonesia dan muka bumi ini.
Lihat Juga :