PSBB Tangerang Raya, Warga Luar Daerah Wajib Miliki SIKM
Rabu, 03 Juni 2020 - 08:57 WIB
loading...
A
A
A
Dilanjutkan Airin, sistem untuk itu sudah siap dan sudah bisa dipraktikan dalam tempo secepatnya, mengingat pelaksanaan PSBB tahap tiga di Tangsel sudah mulai dijalankan.
Menurut Airin, sistem ini sangat baik untuk memproteksi warga Tangsel yang tidak mudik dari penyebaran wabah Covid-19 para pendatang baru pasca Lebaran. Baik mereka yang mudik, maupun yang mencari kerja.
Sementara itu, Kepala Bagian Hukum Pemkot Tangsel Moh Ervin Ardani menambahkan, secara prinsip aturan keluar masuk orang ini mengadopsi sistem Pemprov DKI Jakarta.
"Jadi ada dua jenis SIKM. Pertama ini yang untuk sekali jalan. Misalkan ada keluarga atau orang tua yang meninggal. Kedua untuk umum dan berlakunya lebih lama. Memang, awalnya kita gak mau buat," sambungnya.
Maka itu, aturan SIKM di Tangsel dan wilayah Tangerang Raya terkesan lambat. Padahal, karena menunggu aturan dari Provinsi Banten yang baru diturunkan, pada 31 Mei 2020.
"Jadi awalya kita memang enggak mau buat aturan SKIM ini. Cuma karena ada perintah dari gubernur dan wajib, makanya kita buat. Praktiknya sudah bisa berjalan," tukasnya.
Menurut Airin, sistem ini sangat baik untuk memproteksi warga Tangsel yang tidak mudik dari penyebaran wabah Covid-19 para pendatang baru pasca Lebaran. Baik mereka yang mudik, maupun yang mencari kerja.
Sementara itu, Kepala Bagian Hukum Pemkot Tangsel Moh Ervin Ardani menambahkan, secara prinsip aturan keluar masuk orang ini mengadopsi sistem Pemprov DKI Jakarta.
"Jadi ada dua jenis SIKM. Pertama ini yang untuk sekali jalan. Misalkan ada keluarga atau orang tua yang meninggal. Kedua untuk umum dan berlakunya lebih lama. Memang, awalnya kita gak mau buat," sambungnya.
Maka itu, aturan SIKM di Tangsel dan wilayah Tangerang Raya terkesan lambat. Padahal, karena menunggu aturan dari Provinsi Banten yang baru diturunkan, pada 31 Mei 2020.
"Jadi awalya kita memang enggak mau buat aturan SKIM ini. Cuma karena ada perintah dari gubernur dan wajib, makanya kita buat. Praktiknya sudah bisa berjalan," tukasnya.
(mhd)
Lihat Juga :