Dinilai Tak Efektif, Pedagang Pasar Panorama Lembang Tolak Penerapan Aplikasi PeduliLindungi
Senin, 11 Oktober 2021 - 12:46 WIB
loading...
Pedagang Pasar Panorama Lembang, KBB, menolak diterapkannya aplikasi PeduliLindungi karena khawatir pasar jadi sepi akibat masyarakat takut datang untuk berbelanja. Foto/Dok.MPI
A
A
A
BANDUNG BARAT - Rencana penerapan aplikasi PeduliLindungi di sejumlah pasar tradisional yang dikelola Pemda Kabupaten Bandung Barat (KBB) mendapatkan penolakan dari pedagang. Ini dikarenakan banyak pedagang yang belum siap, serta banyaknya akses pintu masuk di pasar sehingga penerapannya dipandang tidak akan efektif.
Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Panorama Lembang (P4L), Asep Dadang Kustiman mengaku, ada kekhawatiran ketika aplikasi PeduliLindungi diterapkan pembeli akan berkurang. Di sisi lain para pedagang pun belum seluruhnya siap menggunakan aplikasi itu mengingat, tidak semua pedagang menggunakan smartphone.
Baca juga: Geger Mayat Bayi Perempuan Lengkap dengan Ari-ari Dikerubuti Lalat di Tepi Sungai Citanduy
"Kalau diterapkan sekarang ini para pedagang sepertinya menolak. Di pasar ini juga banyak pintu masuknya, jadi gak akan efektif. Tapi kan imbasnya, pembeli bisa takut ke pasar, apalagi yang belum divaksin, jadi pasar bisa sepi pembeli," tuturnya, Senin (11/10/2021).
Menurutnya, sejauh ini banyak pedagang yang binggung menggunakan aplikasi itu. Ada juga pedagang yang sudah divaksin tapi barcode-nya tidak keluar karena ada kendala di NIK. Sehingga sebaiknya rencana penerapan aplikasi PeduliLindungi di Pasar Panorama Lembang ditunda dulu dan sebaiknya dilakukan sosialisasi menyeluruh.
Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Panorama Lembang (P4L), Asep Dadang Kustiman mengaku, ada kekhawatiran ketika aplikasi PeduliLindungi diterapkan pembeli akan berkurang. Di sisi lain para pedagang pun belum seluruhnya siap menggunakan aplikasi itu mengingat, tidak semua pedagang menggunakan smartphone.
Baca juga: Geger Mayat Bayi Perempuan Lengkap dengan Ari-ari Dikerubuti Lalat di Tepi Sungai Citanduy
"Kalau diterapkan sekarang ini para pedagang sepertinya menolak. Di pasar ini juga banyak pintu masuknya, jadi gak akan efektif. Tapi kan imbasnya, pembeli bisa takut ke pasar, apalagi yang belum divaksin, jadi pasar bisa sepi pembeli," tuturnya, Senin (11/10/2021).
Menurutnya, sejauh ini banyak pedagang yang binggung menggunakan aplikasi itu. Ada juga pedagang yang sudah divaksin tapi barcode-nya tidak keluar karena ada kendala di NIK. Sehingga sebaiknya rencana penerapan aplikasi PeduliLindungi di Pasar Panorama Lembang ditunda dulu dan sebaiknya dilakukan sosialisasi menyeluruh.
Lihat Juga :