Mobil Vaksin Keliling Disebar, Fokus Percepat Vaksinasi COVID-19 di Gerbang Kertasusila

Senin, 11 Oktober 2021 - 04:59 WIB
loading...
Mobil Vaksin Keliling...
Mobil vaksinasi disebar ke berbagai daerah aglomerasi untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi. Foto/SINDOnews/Aan Haryono
A A A
SURABAYA - Vaksinasi COVID-19 di daerah aglomerasi dipercepat. Langkah ini dilakukan di tengah menurunnya angka penularan COVID-19 di Kota Surabaya, tujuannya memutus angka penularan COVID-19 dari daerah aglomerasi.

Baca juga: Puskesmas dan Rumah Sakit Sentra Vaksinasi Covid-19 di Jakarta, Berikut Lokasinya

Pemkot Surabaya ikut berupaya melakukan percepatan vaksinasi COVID-19 di tengah pandemi COVID-19. Bahkan, kini pemkot meluncurkan Mobil Vaksin Keliling untuk membantu percepatan vaksinasi di wilayah aglomerasi. Peluncuran Mobil Vaksin Keliling itu digelar di halaman Balai Kota Surabaya, Minggu (10/10/2021).



Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menuturkan, Mobil Vaksin Keliling ini akan digunakan untuk membantu percepatan vaksin pada wilayah aglomerasi, yaitu di wilayah Gerbang Kertasusila. Sebab, untuk menuju PPKM Level 2 dan Level 1, salah satu persyaratannya adalah vaksinasi, yakni vaksin dosis 1 dan dosis lansia. "Jadi, insyaallah Mobil Vaksin ini kita akan gunakan untuk membantu aglomerasi di wilayah Gerbang Kertasusila," kata Eri.

Baca juga: Paregreg Perang Saudara yang Picu Hancurnya Majapahit

Ia juga memastikan bahwa pelaksanaan vaksinasi di Kota Surabaya sendiri sudah mencapai 110 persen untuk vaksin dosis 1, dan untuk vaksin lansianya sudah mencapai 90 persen lebih. Sedangkan untuk vaksin dosis 2 di Surabaya ,sudah mencapai 80 persen. "Apabila Kota Surabaya ingin turun level menjadi level 2 hingga level 1, maka harus segera membantu wilayah aglomerasi, yakni Gerbang Kertasusila," jelasnya.

Eri menambahkan, inilah fungsi dan dampak gotong royong antara Forkompinda Kota Surabaya, dan Forkopimda Provinsi Jawa Timur. Makanya, ia berharap nantinya gotong royong ini bisa membuat Kota Surabaya menjadi PPKM level 1.

Baca juga: Viral Aksi Balap Liar di Tasikmalaya, Tim Maung Galunggung Tangkap 15 Remaja dan Sita 13 Motor

"Karena vaksin, percepatan kita sudah lebih tinggi, tetapi karena kita aglometasinya Gerbang Kertasusila, maka bagi saya Gerbang Kertasusila ini bukan seperti persaingan tapi sebuah badan, yang satu sama lainnya harus saling menguatkan dan satu sama lainnya saling membantu," ujarnya.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini juga menjelaskan, target percepatan vaksinasi dengan menggunakan Mobil Vaksin Keliling ini tidak hanya mengejar wilayah Bangkalan Madura saja, tetapi juga membantu menyelesaikan percepatan vaksin di wilayah Gerbang Kertasusila.

Baca juga: Tak Pernah Tunda Pelaksanaan Travel Bubble, Gubernur: Kepri Siap Terima Wisman

"Sebetulnya bukan hanya untuk di Bangkalan, tapi banyak tempat. Nanti insyaallah ketika Gresik sudah selesai mereka akan membantu juga, ketika Sidoarjo selesai juga akan membantu. Harapan kita, ketika daerah itu sudah terwujud, daerah itu akan bergabung bersama kita menjadi satu dan inilah yang terus kita lakukan. Maka saya bilang kepala daerah bukan persaingan, tapi kepala daerah itu bahu-membahu untuk kepentingan umatnya,” jelasnya.

Sementara itu, Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo berterima kasih kepada Pemkot Surabaya, dan Forkopimda Kota Surabaya, yang memberikan respon cepat untuk melakukan percepatan vaksin untuk wilayah aglomerasi.

Baca juga: 2 Rumah Warga Pangkalpinang Rusak Tertimpa Reruntuhan Gudang Tua

"Alhamdulillah atas respon dari Bapak Wali Kota dan menindaklanjuti hasil rapat di Kodam dan diberi petunjuk arahan dari Forkopimda Provinsi Jawa Timur secara bersama-sama setiap wilayah kabupaten/kota yang masuk aglomerasi, yang hasil vaksinnya belum maksimal akan didukung maupun di bantu secara bersama-sama dari wilayah yang hasil vaksinnya sudah mencapai lebih dari 100 persen," kata Herman Hidayat Eko Atmojo.

Untuk mendukung keberhasilan Kota Surabaya menjadi PPKM Level 1, ia menjelaskan, perlu menggandeng wilayah aglomerasi. Nantinya, apabila wilayah itu sudah terlihat peningkatan capaian vaksin, maka bisa segera membantu wilayah lainnya.

"Keberhasilan Surabaya untuk menaikkan ke Level 1 itu harus menggandeng atau meningkatkan aglomerasi yang dinilai masih belum maksimal vaksinnya. Untuk sekarang yang masuk dalam capain vaksin belum maksimal itu Bangkalan. Jadi, kemarin juga sudah ada mobil dari Kapolres, dan sekarang sudah ada di sana. Semoga ini dapat mempercepat vaksinasi di wilayah aglomerasi," katanya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bupati Hasbi Tegaskan...
Bupati Hasbi Tegaskan Lebak Siap Jadi Lumbung Pangan Nasional
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Inisiatif Inklusif untuk...
Inisiatif Inklusif untuk Mengembangkan Akses Layanan Kesehatan di Sulawesi Selatan
Korupsi APD Covid-19,...
Korupsi APD Covid-19, Kejaksaan Tahan Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut
Bupati Manggarai Pecat...
Bupati Manggarai Pecat 249 Tenaga Kesehatan Non-ASN, Ada Apa?
Tersangka Korupsi APD...
Tersangka Korupsi APD Covid-19, Kadinkes Sumut Ditangkap Kejaksaan
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
29 Brigjen Pol Dimutasi...
29 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri pada Juni 2026, Ini Nama-namanya
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Mohamed Salah Cedera,...
Mohamed Salah Cedera, Mesir Deg-degan Jelang Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ribuan Warga Padati CFD Sudirman-Thamrin Saksikan Karnaval Budaya
Kemenag Cabut Izin Pesantren...
Kemenag Cabut Izin Pesantren Ibadurrahman Buntut Kasus Kekerasan Seksual
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
Bertemu Pramono, Ketum...
Bertemu Pramono, Ketum Rekat Indonesia Dukung Program Pemberdayaan UMKM Pemprov DKI
Kekeringan Landa NTB...
Kekeringan Landa NTB dan Jawa Tengah, Ribuan Warga Terdampak
Gempa M4,9 Guncang Lampung,...
Gempa M4,9 Guncang Lampung, BMKG: Akibat Sesar Aktif
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved