Bupati Luwu Utara Minta Waspadai Gelombang Ketiga Covid-19
Jum'at, 08 Oktober 2021 - 14:16 WIB
loading...
A
A
A
“Sekarang tidak ada lagi alasan untuk tidak vaksin. Untuk ASN dan non ASN yang belum vaksin, beri sanksi,” tegas bupati perempuan pertama di Sulsel tersebut.
Ia menambahkan saat ini di Luwu Utara kasus Covid-19 sudah melandai. Bahkan, kata dia, sudah menuju level satu. Meski demikian, masyarakat tidak boleh lengah. Apalagi, potensi meledaknya kasus korona tentu saja selalu ada, terlebih pada Desember mendatang.
Baca Juga: Bupati Luwu Utara Ingin Kembangkan Rongkong Sebagai Agrowisata
“Jangan karena kasus Covid-19 melandai, lantas sosialisasi prokes dan vaksinasi juga kendor. Tetap harus massif, karena diprediksi Desember kasus bisa saja kembali naik. Waspadai gelombang ketig a,” IDP mengingatkan.
Ia mengaku ada prediksi bahwa pada Desember, kasus akan naik karena aktivitas dan mobilisasi masyarakat juga cukup tinggi, sehingga perlu ada antisipasi. “Mengedukasi masyarakat tentang Covid-19 bukan lagi tugas tambahan kita, tapi sudah menjadi tugas pokok setiap ASN, termasuk pegawai non ASN,” tutup dia.
Ia menambahkan saat ini di Luwu Utara kasus Covid-19 sudah melandai. Bahkan, kata dia, sudah menuju level satu. Meski demikian, masyarakat tidak boleh lengah. Apalagi, potensi meledaknya kasus korona tentu saja selalu ada, terlebih pada Desember mendatang.
Baca Juga: Bupati Luwu Utara Ingin Kembangkan Rongkong Sebagai Agrowisata
“Jangan karena kasus Covid-19 melandai, lantas sosialisasi prokes dan vaksinasi juga kendor. Tetap harus massif, karena diprediksi Desember kasus bisa saja kembali naik. Waspadai gelombang ketig a,” IDP mengingatkan.
Ia mengaku ada prediksi bahwa pada Desember, kasus akan naik karena aktivitas dan mobilisasi masyarakat juga cukup tinggi, sehingga perlu ada antisipasi. “Mengedukasi masyarakat tentang Covid-19 bukan lagi tugas tambahan kita, tapi sudah menjadi tugas pokok setiap ASN, termasuk pegawai non ASN,” tutup dia.
(tri)
Lihat Juga :