Kekebalan Kelompok di Makassar Ditarget Tercapai Akhir Oktober

Selasa, 05 Oktober 2021 - 08:20 WIB
loading...
Kekebalan Kelompok di...
Capaian vaksinasi Covid-19 untuk dosis pertama di Kota Makassar sudah mencapai 63,91 persen. Foto: Dok/SINDOnews
A A A
MAKASSAR - Upaya percepatan vaksinasi Covid-19 di Kota Makassar terus digenjot. Kekebalan kelompok atau herd immunity ditarget bisa tercapai pada akhir Oktober 2021 ini.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Makassar mencatat, capaian vaksinasi untuk dosis pertama di Kota Makassar sudah 63,91% dari target 1.102.330 (70% total penduduk), sementara dosis kedua mencapai 42,02%.

"Kita sudah di 63,91%, mudah-mudahan bulan 10 ini. Akhir bulan 10 kita target bisa mencapai herd immunity," kata Plt Kepala Dinkes Kota Makassar, Nursaidah Sirajuddin.

Baca Juga: Keren! Vaksinasi Covid-19 Indonesia Peringkat ke-5 di Dunia

Dia melanjutkan, vaksinasi selama dua pekan terakhir meningkat secara signifikan, diperkuat dengan tersedianya suplai vaksin. "Peningkatannya lumayan bagus, karena cepat sekali mi sasaran ini bisa ada. Ini sedikit lagi," jelasnya.

Selain itu, Ida sapaan akrabnya, mengatakan akan fokus pada vaksinasi remaja 13 hingga 19 tahun menyusul ujicoba pembelajaran tatap muka (PTM) yang mulai digelar Pemkot Makassar .

Meski ditarget bisa rampung akhir Oktober, masyarakat diharapkan tetap mematuhi prokes, pasalnya masih ada bahaya varian baru yang disebut resisten terhadap antivirus.

"Kita harus tetap hati-hati. Upaya pengendalian dilaksanakan terus ini, tidak boleh lengah," pungkasnya.

Humas Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Makassar , Wahyudi Muchsin mengatakan capaian herd immunity tidak boleh menjadi tolak ukur utama untuk pelonggaran protokol kesehatan.

Capaian kekebalan kelompok hanya menjadi salah satu upaya dalam menekan laju kasus Covid-19 . Pelonggaran dianggap menjadi hal yang fatal, kasus yang terjadi di sejumlah negara yang sudah merampungkan vaksinasi tapi kasus tetap meningkat tajam.

Baca Juga: Waspadai Ancaman Gelombang Ketiga, Pemerintah Percepat Vaksinasi

"Negara maju seperti Amerika, Australia, Singapura mereka vaksinnya sudah maksimal, tapi setelah itu meningkat lagi," terangnya.

Herd immunity, kata dia, hanya sekadar fase dalam menghentikan Covid-19 secara bertahap, mengurangi jumlah penularan dengan bertambahnya jumlah masyarakat yang imun. Sehingga tidak bisa jadi tolak ukur, terlebih ada antisipasi mutasi atau varian baru.

"Jadi kita kan maunya ekonomi, pendidikan dan sebagainya itu dilonggarkan, tapi protab jangan. Ini kita bersahabat dengan Covid-19 dengan cara seperti itu, karena mau tidak mau kita harus hidup berdampingan," terangnya.

(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Percepat Kekebalan Komunal,...
Percepat Kekebalan Komunal, BIN Percepat Vaksinasi di Aceh
Ramadhan, Binda Aceh...
Ramadhan, Binda Aceh Gelar Vaksinasi Malam Hari di 12 Titik
Kejar Herd Immunity,...
Kejar Herd Immunity, Vaksinasi COVID-19 di Bangka Barat Capai 44,11 Persen
Program Kekebalan Komunal,...
Program Kekebalan Komunal, Desa Banjarsari Jadi yang Pertama Capai Vaksinasi 100 Persen
Kejar Herd Immunity,...
Kejar Herd Immunity, Pemprov Jabar Gandeng Ribuan Bidan Mandiri di Desa
Target Herd Immunity...
Target Herd Immunity Jawa Timur pada 17 Agustus 2021 Tidak Tercapai
Capaian Vaksin Booster...
Capaian Vaksin Booster Masih Rendah, Satgas Ingatkan Pentingnya Kekebalan Komunal
Akselerasi Vaksin Booster,...
Akselerasi Vaksin Booster, Kapolri: Imunitas Warga Meningkat, Tekan Laju Covid-19
Omicron Diprediksi Jadi...
Omicron Diprediksi Jadi Fase Akhir Pandemi Covid-19, WHO: Akan Ada Kekebalan Global
Rekomendasi
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Berita Terkini
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved