Hasil Tes Urine, Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar Positif Narkoba
Senin, 27 September 2021 - 17:19 WIB
loading...
A
A
A
"Pengakuan dari tersangka sudah kurang lebih dari 2015 mengonsumsi narkotika. Sekarang kami menyelidiki narkotika jenis apa yang dikonsumsi dan darimana didapatkannya. Termasuk apakah yang bersangkutan menjalani proses hukum terkait narkoba atau tidak," jelas Jamal.
Di sisi lain, dia menjelaskan pasca peristiwa pembakaran mimbar Masjid Raya Makassar, akitivitas sudah kembali seperti biasa. "Alhamdulillah sudah berjalan normal," ucap Jamal.
Pendalaman kasus itu, masih terus dilakukan. "Sekarang untuk saksi-saksi juga sudah ada tiga orang yang kami ambil keterangannya. Petugas keamanan dan pengurus masjid ," kata perwira Polisi satu bunga ini.
Terpisah, Direktur Rumah Sakit Khusus Daerah Dadi Makassar, dr Arman Bausat mengungkapkan KB memiliki rekam medik terkait kejiwaan. "Dia (pernah) dirawat tanggal 18 bulan 2 (Februari) sampai tanggal 5 bulan 3 (Maret) tahun ini (2021)," ujarnya.
Arman menjelaskan, KB didiagnosa memiliki riwayat gangguan kejiwaan karena mengonsumsi zat berbahaya. "Masuk dengan (keluhan) gelisah ada riwayat gangguan tembakau Gorilla. Jadi pasien didiagnosis sebagai psikotik nonorganik" ungkapnya.
Baca Juga: Pelaku Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar Ditangkap dan Diikat di Tiang Telepon
Di sisi lain, dia menjelaskan pasca peristiwa pembakaran mimbar Masjid Raya Makassar, akitivitas sudah kembali seperti biasa. "Alhamdulillah sudah berjalan normal," ucap Jamal.
Pendalaman kasus itu, masih terus dilakukan. "Sekarang untuk saksi-saksi juga sudah ada tiga orang yang kami ambil keterangannya. Petugas keamanan dan pengurus masjid ," kata perwira Polisi satu bunga ini.
Terpisah, Direktur Rumah Sakit Khusus Daerah Dadi Makassar, dr Arman Bausat mengungkapkan KB memiliki rekam medik terkait kejiwaan. "Dia (pernah) dirawat tanggal 18 bulan 2 (Februari) sampai tanggal 5 bulan 3 (Maret) tahun ini (2021)," ujarnya.
Arman menjelaskan, KB didiagnosa memiliki riwayat gangguan kejiwaan karena mengonsumsi zat berbahaya. "Masuk dengan (keluhan) gelisah ada riwayat gangguan tembakau Gorilla. Jadi pasien didiagnosis sebagai psikotik nonorganik" ungkapnya.
Baca Juga: Pelaku Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar Ditangkap dan Diikat di Tiang Telepon
Lihat Juga :