Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Sukabumi Mencekam, Massa Pemuda Pancasila Rusak Pos BPPKB Banten

loading...
Sukabumi Mencekam, Massa Pemuda Pancasila Rusak Pos BPPKB Banten
Salah satu ormas yang terlibat bentrokan pada Minggu (26/9/2021) sore, berkumpul tidak jauh dari lokasi bentrokan. Foto/MPI/Dharmawan Hadi
SUKABUMI - Situasi mencekam masih terasa di Sukabumi, Jawa Barat, usai terjadinya bentrokan antara massa Pemuda Pancasila (PP), dengan anggota ormas Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Banten, pada Minggu (26/9/2021) sore.

Baca juga: BREAKING NEWS! 2 Ormas Bentrok di Sukabumi, 1 Orang Tewas

Hingga Senin (27/9/2021) dini hari, anggota PP melakukan razia dan penyisiran di sepanjang Jalan Lingkar Selatan. Puluhan anggota PP dengan menggunakan sepeda motor, juga mendatangi Pos BPPKB Banten yang berada di Lembursitu, Sukabumi.





Massa yang tersulut emosinya, merusak Pos BPPKB Banten tersebut pada Minggu (26/9/2021) malam. Saksi di lokasi kejadian, Dede (35) bersama temannya yang waktu itu melewati Jalan Pelabuhan II, tepatnya sekitar Terminal Lembursitu, melihat banyak orang menggunakan sepeda motor sambil berteriak-teriak.

Baca juga: Gadis Belia di Kediri Diracun Kekasihnya Sendiri Usai Mengaku Hamil

"Kejadiannya sekitar pukul 23.00 WIB. Puluhan massa yang memakai atribut PP merusak Pos BPPKB Banten yang ada di dekat Terminal Lembursitu," ujar Dede menerangkan kepada wartawan.

Dede menambahkan, dirinya tidak mengetahui apakah dalam pos tersebut ada anggota BPPKB Banten, atau tidak. Dirinya mengaku, hanya bisa melihat dari kejauhan massa menghancurkan mulai dari atap hingga dinding pos tersebut.

Baca juga: Polisi Gerebek Kampung Narkoba di Medan, Pelaku Kocar-kacir

Sementara itu, Budi (40) yang mengaku sebagai warga sekitar lokasi kejadian, mengatakan usai melakukan perusakan Pos BPPKB Banten, massa lalu pergi ke arah utara menuju Jalan Lingkar Selatan Sukabumi.



"Kalau dilihat sih pos tersebut sepertinya kosong. Tapi tidak tahu juga, apakah ada korban atau tidak. Saya takut untuk mendekat, jadi lihat dari kejauhan saja," pungkas Budi kepada wartawan.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top