LDII Sulsel Gandeng Kodam dan Ponpes Roudhotul Jannah Gelar Vaksinasi
Kamis, 23 September 2021 - 21:50 WIB
loading...
Suasana vaksinasi yang dilaksanakan LDII Sulsel bersama Kodam di Ponpes Roudhotul Jannah. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Percepatan program vaksinasi Covid-19 yang terus digalakkan pemerintah demi mencapai kekebalan kelompok perlu didukung semua pihak, termasuk oleh organisasi kemasyarakatan (ormas).
Oleh karena itu, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan (Sulsel), bekerja sama dengan Kodam XIV/Hasanuddin dan Pondok Pesantren Roudhotul Jannah melaksanakan vaksinasi massal pada Kamis (23/9/2021).
Baca juga: Lepas Keberangkatan 6 Cabor, Ketua KONI Sulsel Ingatkan Target 10 Besar
Vaksinasi yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Roudhotul Jannah itu merupakan tahap kedua dengan jumlah vaksin yang disiapkan sebanyak 1.640 dosis. Rinciannya, 1.500 dosis vaksin Sinovac dan 140 dosis AstraZeneca.
Sebelumnya, LDII Sulsel juga sukses menyelenggarakan vaksinasi bekerja sama dengan Kodam XIV/Hasanuddin di Pondok Pesantren Roudhotul Jannah dengan jumlah vaksin yang disalurkan sebanyak 1.500 dosis.
Ketua LDII Sulawesi Selatan, Abri MP mengaku bersyukur karena bisa kembali menggelar vaksinasi Covid-19 yang dibuka untuk masyarakat umum dan santri di Pondok Pesantren Roudhotul Jannah. Harapannya, vaksinasi tersebut berjalan sukses seperti tahap pertama. "Alhamdulilah kita masuk vaksinasi kedua, setelah kita laksanakan vaksinasi tahap pertama yang berjumlah 1.200 dosis," ungkapnya, Kamis (23/9).
Baca juga: BKPSDM Waspadai Info Hoaks Soal CPNS dan Pengangkatan Honorer
Menurut Abri, vaksinasi akan mewujudkan kekebalan komunal (herd immunity). "Kekebalan kelompok kita harus pelihara agar masyarakat kita bisa terbebas dari Covid-19. Harapan kita kesehatan bisa terbina kembali. Harapannya, negara kita menjadi negara yang baldatun toyyibatun wa robbun ghofur," katanya.
Bila kesehatan masyarakat bisa pulih, maka ekonomi bangkit. Pemulihan ekonomi terbina karena kestabilan kesehatan. "Sehingga produktivitas masyarakat bisa kembali muncul. Masyarakat bisa sejahtera," ungkap Abri.
Abri mengaku sinergi dengan Kodam XIV/Hasanuddin telah terjalin sejak tahun 2015 silam. Bentuknya beragam, salah satunya bela negara sebagai salah satu upaya untuk menanamkan sikap tanggung jawab dan disiplin kepada para santri.
Baca juga: PLN Cari Mitra Usaha untuk Bangun Lebih dari 100 SPKLU
"Kerja sama dengan Kodam memang sudah kita lakukan sejak tahun 2015, di mana santri kita, generasi muda, kita masukkan ke dalam kegiatan bela negara. Kita harapkan generasi kita bisa tanggung jawab penuh dan disiplin," jelasnya.
Beberapa kerja sama lainnya antara LDII Sulsel dan Kodam XIV/Hasanuddin adalah di bidang olahraga, yaitu pertandingan sepak bola dan volly, serta kegiatan lingkungan berupa penghijauan (go green). "Terkait masalah Covid-19, kita bersinergi melakukan vaksinasi Covid-19 tahap kedua," ujar Abri.
Kodam XIV/Hasanuddin mendukung penuh kegiatan ini. Terbukti tenaga kesehatan (nakes) yang tergabung dalam tim vaksinasi mobile Kodam XIV/Hasanuddin turun ke lapangan. Mereka di antaranya berasal dari tenaga kesehatan Rumah Sakit (RS) Pelamonia Makassar. Satu buah ambulans beserta peralatan medis disiapkan di lokasi kegiatan. Pelaksanaan vaksinasi berlangsung pukul 07.00 hingga 17.00 Wita.
Baca juga: Jukir Wanita Dirampok OTK, Tubuh dan Wajahnya Penuh Luka Lebam
Ke depan, LDII Sulsel akan terus mendukung upaya percepatan vaksinasi. Sehingga, rencananya akan kembali digelar vaksinasi kedua untuk Coronavac pada 21 Oktober mendatang. Lalu, vaksinasi tahap kedua bagi warga yang disuntik Vaksin AstraZeneca pada 23 Desember 2021.
Sebagai informasi, hadir dalam vaksinasi tersebut, di antaranya Ketua DPW LDII Sulsel Dr Ir Abri MP didampingi jajaran Wakil Ketua LDII SulSel Asdar Mattiro, Renreng Tjolli, dan Muchtar Mannan SH. Tampak hadir Pembina Pondok Pesantren Roudhotul Jannah KH Suwarto SE MM dan Ketua panitia vaksinasi Hatta Tohuri.
Oleh karena itu, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan (Sulsel), bekerja sama dengan Kodam XIV/Hasanuddin dan Pondok Pesantren Roudhotul Jannah melaksanakan vaksinasi massal pada Kamis (23/9/2021).
Baca juga: Lepas Keberangkatan 6 Cabor, Ketua KONI Sulsel Ingatkan Target 10 Besar
Vaksinasi yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Roudhotul Jannah itu merupakan tahap kedua dengan jumlah vaksin yang disiapkan sebanyak 1.640 dosis. Rinciannya, 1.500 dosis vaksin Sinovac dan 140 dosis AstraZeneca.
Sebelumnya, LDII Sulsel juga sukses menyelenggarakan vaksinasi bekerja sama dengan Kodam XIV/Hasanuddin di Pondok Pesantren Roudhotul Jannah dengan jumlah vaksin yang disalurkan sebanyak 1.500 dosis.
Ketua LDII Sulawesi Selatan, Abri MP mengaku bersyukur karena bisa kembali menggelar vaksinasi Covid-19 yang dibuka untuk masyarakat umum dan santri di Pondok Pesantren Roudhotul Jannah. Harapannya, vaksinasi tersebut berjalan sukses seperti tahap pertama. "Alhamdulilah kita masuk vaksinasi kedua, setelah kita laksanakan vaksinasi tahap pertama yang berjumlah 1.200 dosis," ungkapnya, Kamis (23/9).
Baca juga: BKPSDM Waspadai Info Hoaks Soal CPNS dan Pengangkatan Honorer
Menurut Abri, vaksinasi akan mewujudkan kekebalan komunal (herd immunity). "Kekebalan kelompok kita harus pelihara agar masyarakat kita bisa terbebas dari Covid-19. Harapan kita kesehatan bisa terbina kembali. Harapannya, negara kita menjadi negara yang baldatun toyyibatun wa robbun ghofur," katanya.
Bila kesehatan masyarakat bisa pulih, maka ekonomi bangkit. Pemulihan ekonomi terbina karena kestabilan kesehatan. "Sehingga produktivitas masyarakat bisa kembali muncul. Masyarakat bisa sejahtera," ungkap Abri.
Abri mengaku sinergi dengan Kodam XIV/Hasanuddin telah terjalin sejak tahun 2015 silam. Bentuknya beragam, salah satunya bela negara sebagai salah satu upaya untuk menanamkan sikap tanggung jawab dan disiplin kepada para santri.
Baca juga: PLN Cari Mitra Usaha untuk Bangun Lebih dari 100 SPKLU
"Kerja sama dengan Kodam memang sudah kita lakukan sejak tahun 2015, di mana santri kita, generasi muda, kita masukkan ke dalam kegiatan bela negara. Kita harapkan generasi kita bisa tanggung jawab penuh dan disiplin," jelasnya.
Beberapa kerja sama lainnya antara LDII Sulsel dan Kodam XIV/Hasanuddin adalah di bidang olahraga, yaitu pertandingan sepak bola dan volly, serta kegiatan lingkungan berupa penghijauan (go green). "Terkait masalah Covid-19, kita bersinergi melakukan vaksinasi Covid-19 tahap kedua," ujar Abri.
Kodam XIV/Hasanuddin mendukung penuh kegiatan ini. Terbukti tenaga kesehatan (nakes) yang tergabung dalam tim vaksinasi mobile Kodam XIV/Hasanuddin turun ke lapangan. Mereka di antaranya berasal dari tenaga kesehatan Rumah Sakit (RS) Pelamonia Makassar. Satu buah ambulans beserta peralatan medis disiapkan di lokasi kegiatan. Pelaksanaan vaksinasi berlangsung pukul 07.00 hingga 17.00 Wita.
Baca juga: Jukir Wanita Dirampok OTK, Tubuh dan Wajahnya Penuh Luka Lebam
Ke depan, LDII Sulsel akan terus mendukung upaya percepatan vaksinasi. Sehingga, rencananya akan kembali digelar vaksinasi kedua untuk Coronavac pada 21 Oktober mendatang. Lalu, vaksinasi tahap kedua bagi warga yang disuntik Vaksin AstraZeneca pada 23 Desember 2021.
Sebagai informasi, hadir dalam vaksinasi tersebut, di antaranya Ketua DPW LDII Sulsel Dr Ir Abri MP didampingi jajaran Wakil Ketua LDII SulSel Asdar Mattiro, Renreng Tjolli, dan Muchtar Mannan SH. Tampak hadir Pembina Pondok Pesantren Roudhotul Jannah KH Suwarto SE MM dan Ketua panitia vaksinasi Hatta Tohuri.
(luq)
Lihat Juga :