Percepatan Pembangunan, Ratusan Lahan Rel Kereta Api Terancam Dieksekusi

Rabu, 22 September 2021 - 16:04 WIB
loading...
Percepatan Pembangunan,...
Ratusan bidang lahan rel kereta api di Kabupaten Maros terancam dieksekusi. Foto: Sindonews/dok
A A A
MAROS - Sejumlah lahan yang masuk dalam areal pembebasan rel kereta api di Maros, terancam akan dieksekusi oleh pengadilan, karena pemilik lahan masih kekeh mempertahankan haknya.

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Sulawesi Selatan, Jumardi mengatakan, sejauh ini, masih ada seratusan bidang tanah yang masih dalam tahap mediasi.

Baca Juga: 55 Bidang Tanah di Maros Dibayarkan untuk Rel Kereta Api Sulsel

"Kami sudah mengajukan permohonan ekseskusi ke Pengadilan. Tapi, kami masih akan terus menempuh jalur persuasif dan eksekusi ini jalan terakhir yang akan kami tempuh," kata Jumardi, saat ditemui, Rabu (22/09/2021).

Jumardi melanjutkan, langkah eksekusi yang akan ditempuh oleh pihaknya, menyusul tenggat mega proyek kereta api itu akan berakhir di akhir tahun 2021 mendatang. Artinya, sisa waktu hanya tiga bulan.

"Kontrak kami dari pusat itu hanya sampai akhir tahun ini, semua sudah harus selesai. Olehnya kami meminta kepada pemilik lahan yang masih bertahan untuk legawa, karena ini untuk kepentingan bersama," ujarnya.

Saat ini, progres pembebasan lahan rel kereta api di Maros sudah mencapai 89 persen sementara pengerjaannya sudah 68 persen. Dia pun berharap bulan Oktober mendatang, pembebasan lahan sudah bisa rampung 100 persen.

"Oktober ini harusnya sudah 100 persen pembebasan lahannya. Makanya kami dengan tim terus melakukan upaya persuasif ke pemilik lahan agar nanti tidak ada yang namanya eksekusi," sambungnya.

Tim Percepatan Proyek Kereta Api , Nurhasan mengatakan, selama ini pihaknya sudah berhasil menyelesaikan sejumlah konflik pembebasan lahan di Maros dan Pangkep secara persuasif. Menurutnya, ada informasi yang tidak tersalurkan dengan baik hingga terjadi kesalah pahaman.

Baca Juga: Proyek Kereta Api Sulsel Jadi Atensi Presiden Jokowi



"Jadi memang ada pihak yang sengaja mengambil untung dengan penolakan itu. Informasi kami justru diputar balikkan. Nah setelah kami turun dan menjelaskan, mereka akhirnya faham," sebutnya.

Nurhasan berharap, agar masyarakat bisa lebih bijaksana, karena keberadaan rel kereta api ini akan membawa banyak manfaat bagi masyarakat dan pemerintah ke depannya.

"Rel kereta api ini akan membawa banyak perubahan buat kita. Setiap negara maju itu pasti memiliki kereta api yang canggih dan itu yang kita inginkan. Kita mau negara kita, khususnya Sulsel ini bisa sejajar dengan daerah Jawa," pungkasnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
Pramono Dukung PT KAI...
Pramono Dukung PT KAI Tangani Pelintasan Sebidang Tanpa Penjagaan
Rel Terendam Banjir,...
Rel Terendam Banjir, Calon Penumpang Kereta Rela Antre Refund Tiket di Stasiun Gambir
KRL dari Bogor hanya...
KRL dari Bogor hanya Sampai Manggarai dan Jayakarta Gegara Genangan Air di Stasiun Jakarta Kota
6 Perjalanan KA Terganggu...
6 Perjalanan KA Terganggu Akibat Luapan Air di Stasiun Krengseng-Plabuan Batang
Jalur Rel Kereta di...
Jalur Rel Kereta di Grobogan Diperbaiki, 8 Perjalanan KA Dibatalkan hingga 31 Januari 2025
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Viral Lapak Pastry Murah...
Viral Lapak Pastry Murah di Bintaro, Laris Manis hingga Picu Perdebatan soal Lokasi Jualan
Kabel Dicuri secara...
Kabel Dicuri secara Terorganisir, Perjalanan Kereta Api Cepat Spanyol Terganggu
Rekomendasi
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Rueibin Chen Ungkap...
Rueibin Chen Ungkap Alasan Pilih Musik Karya Brahms untuk Konser Eksklusif di Jakarta
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Berita Terkini
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Besok Eksekusi Lahan...
Besok Eksekusi Lahan Hotel Sultan, Sejumlah Akses Menuju GBK Ditutup
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved