Berdalih Pengobatan, Dukun Cabul di OKU Perkosa Anak di Bawah Umur
Senin, 20 September 2021 - 23:56 WIB
loading...
Dukun cabul yang telah memperkosa anak di bawah umur ini akhirnya ditangkap polisi. Foto: Istimewa
A
A
A
BATURAJA - Berdalih pengobatan alternatif , seorang dukun cabul di Kabupaten OKU , Suryaman alias Sodrun (53),warga Desa Srimulya Kecamatan Sinar Peninjauan, perkosa anak di bawah umur.
Aksi dukun cabul itu pun terbongkar saat orang tua korban melaporkan aksi bejat sang dukun cabul ke polisi. Tidak butuh waktu lama, polisi akhirnya berhasil mengamankan pelaku.
Menurut Orangtua korban, SL. Peristiwa ini bermula saat anaknya bersama temannya datang ke rumah tersangka untuk berobat alternatif, Sabtu (19/9/2021).
Baca juga: 2 Gadis Manado Dicekoki Kotoran Anjing dan Dianiaya Pemilik Kios
Kemudian saat sampai di rumah tersangka, korban diajak Suryaman ke samping rumahnya. Sementara teman korban yang ikut menemani disuruh menunggu di depan rumah. Dan terjadilah peristiwa perkosaan terhadap korban.
“Anak aku sempat melakukan perlawanan dengan berontak dan menangis, namun korban menyerah setelah diancam akan dibunuh oleh tersangka,” katanya.
Selanjutnya agar aksi bejatnya tidak ketahuan, pelaku kembali mengancam akan membunuh korban kalau menceritakan perbuatannya terhadap korban. Namun korban tetap saja menceritakan perbuatan tersangka Suryaman itu,kepada kedua orang tuanya.
Aksi dukun cabul itu pun terbongkar saat orang tua korban melaporkan aksi bejat sang dukun cabul ke polisi. Tidak butuh waktu lama, polisi akhirnya berhasil mengamankan pelaku.
Menurut Orangtua korban, SL. Peristiwa ini bermula saat anaknya bersama temannya datang ke rumah tersangka untuk berobat alternatif, Sabtu (19/9/2021).
Baca juga: 2 Gadis Manado Dicekoki Kotoran Anjing dan Dianiaya Pemilik Kios
Kemudian saat sampai di rumah tersangka, korban diajak Suryaman ke samping rumahnya. Sementara teman korban yang ikut menemani disuruh menunggu di depan rumah. Dan terjadilah peristiwa perkosaan terhadap korban.
“Anak aku sempat melakukan perlawanan dengan berontak dan menangis, namun korban menyerah setelah diancam akan dibunuh oleh tersangka,” katanya.
Selanjutnya agar aksi bejatnya tidak ketahuan, pelaku kembali mengancam akan membunuh korban kalau menceritakan perbuatannya terhadap korban. Namun korban tetap saja menceritakan perbuatan tersangka Suryaman itu,kepada kedua orang tuanya.
Lihat Juga :