Jelang PON Papua, Ancaman Penyakit Malaria Perlu Diwaspadai
Senin, 20 September 2021 - 09:34 WIB
loading...
A
A
A
Sementara Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan, dari berbagai laporan, termasuk dari hasil kunjungan kerja sejumlah menteri ke Papua, persiapan untuk sarana prasarana (sarpras) sempat ditemukan beberapa hal yang perlu disempurnakan.
Ia mencontohkan, untuk lapangan tembak perlu diperbaiki tanggul pengaman di belakang guna mencegah agar peluru tidak berbalik. Namun hal itu sudah ditangani dengan segera dan ditambah 5.000 karung untuk penahan.
“Saya kira apa yang direkomendasikan terkait kesiapan untuk sarpras yang krusial itu sudah dilakukan penanganan,” katanya.
Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Seskemenpora) Gatot S Dewa Broto menyampaikan, saat ini atau tepatnya 15 hari menuju pembukaan dan 5 hari menuju pertandingan pertama ajang PON XX Papua, sudah ada sebagian kontigen yang datang.
“Sebagian cabor juga sudah ada yang datang, baik untuk pembinaan pelatihan atau untuk penyesuaian medan,” ucapnya.
Baca Juga: Jelang PON Papua, DPR Sarankan BNPT Buat Peta Situasi Ancaman Terorisme
Ia mencontohkan, untuk lapangan tembak perlu diperbaiki tanggul pengaman di belakang guna mencegah agar peluru tidak berbalik. Namun hal itu sudah ditangani dengan segera dan ditambah 5.000 karung untuk penahan.
“Saya kira apa yang direkomendasikan terkait kesiapan untuk sarpras yang krusial itu sudah dilakukan penanganan,” katanya.
Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Seskemenpora) Gatot S Dewa Broto menyampaikan, saat ini atau tepatnya 15 hari menuju pembukaan dan 5 hari menuju pertandingan pertama ajang PON XX Papua, sudah ada sebagian kontigen yang datang.
“Sebagian cabor juga sudah ada yang datang, baik untuk pembinaan pelatihan atau untuk penyesuaian medan,” ucapnya.
Baca Juga: Jelang PON Papua, DPR Sarankan BNPT Buat Peta Situasi Ancaman Terorisme
Lihat Juga :