Hari Ketiga, BIN Gelar Rapid dan Swab Test Massal di Dua Zona Merah di Surabaya
Minggu, 31 Mei 2020 - 22:26 WIB
loading...
A
A
A
"Karena Surabaya ini penyebaran COVID-nya 50% dari jumlah penderita COVID yang ada di Jatim. Sehingga pimpinan BIN melihat perlu Surabaya menjadi prioritas penanganan untuk memutus rantai COVID. Sehingga kita berharap Pemerintah Kota Surabaya dapat melokalisasi penderita COVID yang positif kemudian diisolasi dan ditangani kesehatan sehingga tidak menyebar ke seluruh wilayah," paparnya.
Sementara itu, Head of Medical Intelligence, Dr Sri Wulandari, salah satu dokter yang menangani rapid COVID-19 yang digelar BIN di Surabaya menyampaikan update hasil rapid test sementara sejak pukul 07.00 - 14.00 Wib.
Di lokasi pertama rapid test di Jalan Gresik PPI, sebanyak 510 warga telah mengikuti rapid test COVID-19. Dari jumlah itu, 48 orang hasilnya reaktif. Sementara itu, di lokasi kedua di Terminal Manukan, sebanyak 736 warga telah mengikuti rapid test. Dari jumlah itu, 105 orang hasilnya reaktif.
Mereka yang reaktif menjalani PCR test atau swab test untuk memastikan apakah positif atau negatif COVID-19. BIN sendiri menyediakan mobile lab di masing-maisng lokasi rapid test untuk melakukan swab test. PCR test ini memiliki kemampuan 300 sampel dalam satu hari dan hasilnya dapat keluar dalam 5 jam.
Sebelumnya, BIN telah menggelar rapid test masal sejak Jumat (29/5) di beberapa lokasi di Surabaya. Selain menggelar rapid test, BIN juga memberikan bantuan ribuan alat-alat kesehatan untuk Pemkot Surabaya. Tujuannya untuk membantu penanganan COVID-19 di Surabaya agar lebih cepat dan tepat.
Sementara itu, Head of Medical Intelligence, Dr Sri Wulandari, salah satu dokter yang menangani rapid COVID-19 yang digelar BIN di Surabaya menyampaikan update hasil rapid test sementara sejak pukul 07.00 - 14.00 Wib.
Di lokasi pertama rapid test di Jalan Gresik PPI, sebanyak 510 warga telah mengikuti rapid test COVID-19. Dari jumlah itu, 48 orang hasilnya reaktif. Sementara itu, di lokasi kedua di Terminal Manukan, sebanyak 736 warga telah mengikuti rapid test. Dari jumlah itu, 105 orang hasilnya reaktif.
Mereka yang reaktif menjalani PCR test atau swab test untuk memastikan apakah positif atau negatif COVID-19. BIN sendiri menyediakan mobile lab di masing-maisng lokasi rapid test untuk melakukan swab test. PCR test ini memiliki kemampuan 300 sampel dalam satu hari dan hasilnya dapat keluar dalam 5 jam.
Sebelumnya, BIN telah menggelar rapid test masal sejak Jumat (29/5) di beberapa lokasi di Surabaya. Selain menggelar rapid test, BIN juga memberikan bantuan ribuan alat-alat kesehatan untuk Pemkot Surabaya. Tujuannya untuk membantu penanganan COVID-19 di Surabaya agar lebih cepat dan tepat.
(nbs)
Lihat Juga :