Polres Salatiga Bentuk Tim Penanganan Jenazah Covid-19
Selasa, 21 April 2020 - 17:51 WIB
loading...
A
A
A
Kapolres menyatakan, TNI dan Polri merupakan bagian dari tim relawan setiap pemulasaran jenazah covid-19. Dengan diadakannya simulasi ini diharapkan seluruh personil Polri utamanya yang terjun langsung ditengah masyarakat bisa memahami proses pemulasaran jenazah covid-19 yang sesuai standar operasional prosedur atau protokol kesehatan sehingga bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat.
Paurkes Polres Salatiga Iptu Mulayadi menjelaskan, penanganan jenazah pasien covid-19 dalam proses pemulasaran harus berurutan. Tenaga pemulasaran juga wajib menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap dan bertindak sesuai protokol kesehatan.
"Kegiatan simulasi ini sekaligus memberikan edukasi tentang tata cara penggunaan APD dengan benar, sehingga personel yang terlibat tidak terpapar corona. Setelah melaksanakan pemulasaran, personel yang terlibat melakukan isolasi mandiri selama 14 hari," pungkasnya.
Paurkes Polres Salatiga Iptu Mulayadi menjelaskan, penanganan jenazah pasien covid-19 dalam proses pemulasaran harus berurutan. Tenaga pemulasaran juga wajib menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap dan bertindak sesuai protokol kesehatan.
"Kegiatan simulasi ini sekaligus memberikan edukasi tentang tata cara penggunaan APD dengan benar, sehingga personel yang terlibat tidak terpapar corona. Setelah melaksanakan pemulasaran, personel yang terlibat melakukan isolasi mandiri selama 14 hari," pungkasnya.
(nun)
Lihat Juga :