Berkat Inovasi Disdukcapil, Warga Adat Kajang Akhirnya Bikin E-KTP
Jum'at, 10 September 2021 - 12:47 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Disdukcapil Bulukumba menargetkan perekaman e-KTP rampung 100%. Salah satu upaya yang dilakukan oleh Disdukcapil Bulukumba untuk mewujudkan target tersebut yakni dengan melakukan jemput bola alias ‘Jempol’.
Seperti di antaranya yang telah dilaksanakan di Kawasan Adat Kajang , tepatnya di Desa Tana Toa, Kecamatan Kajang, sekitar 30 kilometer tenggara Kota Bulukumba. Adapun persyaratan untuk membuka penutup kepala (passapu) pada saat berfoto, yang dipermasalahkan selama ini sudah tidak jadi persoalan lagi.
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah memberikan izin untuk penggunaan passapu dengan alasan untuk menghargai kearifan lokal. Disdukcapil sebagai instansi layanan kependudukan memang giat dalam menggenjot percepatan perekaman untuk seluruh masyarakat Bulukumba tidak terkecuali masyarakat adat Kajang.
Disdukcapil selalu melakukan beberapa konkret untuk pelayanan terbaik tersebut dan dimana kita ketahui seksama masyarakat adat Kajang adalah salah satu wilayah adat yang selama ini belum tersentuh perekaman karena adanya hal-hal yang tidak sesuai mekanisme perekaman.
Kepala Disdukcapil Bulukumba , A Mulyati Nur, mengatakan pihaknya menggandeng Lakpesdam NU sebagai jembatan komunikasi ke masyarakat adat untuk inovasi Jempol "Jemput Bola".
Seperti di antaranya yang telah dilaksanakan di Kawasan Adat Kajang , tepatnya di Desa Tana Toa, Kecamatan Kajang, sekitar 30 kilometer tenggara Kota Bulukumba. Adapun persyaratan untuk membuka penutup kepala (passapu) pada saat berfoto, yang dipermasalahkan selama ini sudah tidak jadi persoalan lagi.
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah memberikan izin untuk penggunaan passapu dengan alasan untuk menghargai kearifan lokal. Disdukcapil sebagai instansi layanan kependudukan memang giat dalam menggenjot percepatan perekaman untuk seluruh masyarakat Bulukumba tidak terkecuali masyarakat adat Kajang.
Disdukcapil selalu melakukan beberapa konkret untuk pelayanan terbaik tersebut dan dimana kita ketahui seksama masyarakat adat Kajang adalah salah satu wilayah adat yang selama ini belum tersentuh perekaman karena adanya hal-hal yang tidak sesuai mekanisme perekaman.
Kepala Disdukcapil Bulukumba , A Mulyati Nur, mengatakan pihaknya menggandeng Lakpesdam NU sebagai jembatan komunikasi ke masyarakat adat untuk inovasi Jempol "Jemput Bola".
Lihat Juga :