KRI Albakora-867 Evakuasi 115 Penumpang KM Simba yang Patah Kemudi di Laut Maluku
Jum'at, 10 September 2021 - 09:57 WIB
loading...
Gugus Tempur Laut Komando Armada (Guspurla Koarmada) III melalui unsur KRI Albakora-867 berhasil mengevakuasi 115 orang penumpang KM Simba-1 di sekitar Perairan Lifmatola, Maluku Utara. (Ist)
A
A
A
MALUKU UTARA - Gugus Tempur Laut Komando Armada (Guspurla Koarmada) III melalui unsur KRI Albakora-867 berhasil mengevakuasi 115 orang penumpang KM Simba-1 di sekitar Perairan Lifmatola, Pulau Mangoli, Kepulauan Sula, Maluku Utara, Kamis (9/9/2021).
Kadispen Koarmada III Kolonel Laut Drs. Abdul Kadir dalam siaran persnya yang diterima MNC Portal Indonesia menjelaskan, KM Simba-1 yang memuat 295 penumpang, mengalami patah kemudi pada hari Rabu (8/9/2021) pukul 01.30 WIT.
"Upaya evakuasi para penumpang dan ABK KM Simba-1 terlebih dulu dilaksanakan oleh Tim SAR Gabungan dan kapal-kapal yang posisinya berdekatan dengan lokasi kejadian, salah satunya adalah KM Barcelona. Sebanyak 180 orang penumpang berhasil dievakuasi, namun karena kondisi cuaca yang buruk, menyebabkan seluruh penumpang belum berhasil dievakuasi," jar Abdul Kadir
Menurut Abbdul Kadir, Komandan Guspurla Koarmada III, Laksamana Pertama TNI Retiono Kunto yang menerima informasi kejadian tersebut Rabu, (8/9/2021) sore, memerintahkan unsur KRI Albakora-867 segera berangkat menuju ke lokasi kejadian.
Proses evakuasi tersebut tidaklah mudah, mengingat kondisi cuaca buruk di sekitar lokasi kejadian, gelombang laut diperkirakan setinggi 2-3 Meter dan kecepatan angin mencapai 25-30 Knots.
Kadispen Koarmada III Kolonel Laut Drs. Abdul Kadir dalam siaran persnya yang diterima MNC Portal Indonesia menjelaskan, KM Simba-1 yang memuat 295 penumpang, mengalami patah kemudi pada hari Rabu (8/9/2021) pukul 01.30 WIT.
"Upaya evakuasi para penumpang dan ABK KM Simba-1 terlebih dulu dilaksanakan oleh Tim SAR Gabungan dan kapal-kapal yang posisinya berdekatan dengan lokasi kejadian, salah satunya adalah KM Barcelona. Sebanyak 180 orang penumpang berhasil dievakuasi, namun karena kondisi cuaca yang buruk, menyebabkan seluruh penumpang belum berhasil dievakuasi," jar Abdul Kadir
Menurut Abbdul Kadir, Komandan Guspurla Koarmada III, Laksamana Pertama TNI Retiono Kunto yang menerima informasi kejadian tersebut Rabu, (8/9/2021) sore, memerintahkan unsur KRI Albakora-867 segera berangkat menuju ke lokasi kejadian.
Proses evakuasi tersebut tidaklah mudah, mengingat kondisi cuaca buruk di sekitar lokasi kejadian, gelombang laut diperkirakan setinggi 2-3 Meter dan kecepatan angin mencapai 25-30 Knots.
Lihat Juga :