Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Cegah Penyebaran Flu Burung, Puluhan Ekor Unggas Selundupan Dimusnahkan

loading...
Cegah Penyebaran Flu Burung, Puluhan Ekor Unggas Selundupan Dimusnahkan
Pemusnahan Unggas: Sebanyak 50 ekor lovebird asal Manado dimusnahkan oleh petugas karantina pertanian Ternate, Kamis (9/9/2021). Foto SINDOnews
TERNATE - Sebanyak 50 ekor lovebird asal Manado dimusnahkan oleh petugas karantina pertanian Ternate, Kamis (9/9/2021). Unggas hasil sitaan dari KM Simba pada Minggu (05/09) di Pelabuhan Jailolo itu, terpaksa dimusnahkan untuk mencegah penyebaran flu burung. Selain burung Lovebird, petugas karantina juga melakukan pemusnahan terhadap 15 ekor ayam hias selundupan.

Kepala Karantina Pertanian Ternate, Yusup Patiroy mengatakan,unggas dewasa merupakan media pembawa hama dan penyakit hewan karantina. Maluku Utara, lanjut dia, termasuk salah satu dari tiga provinsi di Indonesia yang masih bebas flu burung. Karena itu, unggas dari daerah yang tidak bebas flu burung dilarang masuk ke Maluku Utara. Baca juga: Ilmuwan Temukan Ras Bebek yang Bisa Ngomong seperti Manusia

“Unggas dewasa dari daerah tidak bebas flu burung berisiko membawa virus. Meski terlihat sehat, tidak ada yang bisa menjamin unggas dewasa ini tidak membawa virus flu burung di dalam tubuhnya. Ini yang kita cegah, karena flu burung dapat menjadi ancaman bagi perekonomian Maluku Utara,” kata Yusup, Kamis (9/9/2021).

Lebih lanjut, Yusup mengungkapkan bahwa pihaknya mewaspadai setiap bentuk penyelundupan unggas dewasa. Sebab, modusnya pun semakin berkembang. Karantina meningkatkan pengawasan di tempat-tempat seperti Pelabuhan Ahmad Yani, Pelabuhan Bastiong, dan Pelabuhan Jailolo. Baca juga: Penyelundupan 2.440 Ekor Burung Asal Riau Berhasil Digagalkan



Pemusnahan unggas dewasa, jelasnya, dilakukan dengan cara dibakar menggunakan incinerator di instalasi karantina pertanian, Kelurahan Sasa, Ternate Selatan. Anggota KP3 Pelabuhan Ahmad Yani dan KUPP Kelas III Jailolo turut serta menyaksikan pemusnahan unggas tersebut.

“Personel kami sangat terbatas. Oleh karena itu, kami ucapkan terima kasih kepada seluruh instansi terkait lingkup pelabuhan yang telah bekerja sama dengan baik dan membantu tugas-tugas kami di lapangan,” pungkas Yusup.
(don)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top