Tembok Beton Setinggi 3 Meter yang Menutup Akses Jalan Sekolah Ternyata Tak Punya IMB

Jum'at, 03 September 2021 - 14:49 WIB
loading...
Tembok Beton Setinggi...
Wakil Gubernur (Wagub) Jabar, Uu Ruzhanul Ulum meninjau pagar tembok beton setinggi 3 meter yang menghalangi akses jalan SD Negeri Tugu 2, Kota Tasikmalaya, Jumat (3/9/2021). Foto/iNews TV/Asep Juhariyono
A A A
TASIKMALAYA - Tembok beton setinggi 3 meter yang menutup akses jalan SD Negeri 2 Tugu, Tugujaya, Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jabar ternyata tidak punya Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Wakil Gubernur (Wagub) Jabar, Uu Ruzhanul Ulum yang melakukan peninjauan ke lokasi, Jumat (3/9/2021) menyatakan pembangunan tembok beton yang menutup akses jalan sekolah ini sudah menyalahi aturan dan banyak warga yang meminta untuk dibongkar.

Baca juga: Siswa SD ke Sekolah Harus Lewat Kuburan, Jalan Utama Ditutup Tembok Beton 3 Meter

Kedatangan orang nomor dua di Jawa Barat itu untuk melakukan pengecekan dan melihat langsung gerbang atau akses jalan menuju sekolah yang ditutup pagar tembok beton setinggi 3 meter oleh pemilik lahan.

Uu mengaku diperintahkan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil untuk datang ke sekolah yang saat ini ramai diperbincangkan karena gerbangnya dipagari tembok beton oleh pemilik lahan.

Dari hasil peninjauan, Uu menilai polemik penutupan gerbang sekolah ini harus segera diselesaikan dengan cara musyawarah dengan pihak pemilik. Sebab, hingga sàat ini pemilik lahan ini tidak mau memberikan akses jalan untuk fasilitas umum berupa sekolah.

Baca juga: Satgas Nemangkawi Temukan Penyimpanan Senjata Api KKB Kelompok Gigen Telenggeng

Selain itu ditemukan bahwa pendirian pagar tembok beton itu belum ada IMB dan terlalu tinggi, sehingga tidak sesuai aturan. Agar permasalahan tak berlarut-larut, maka Uu menyarankan agar semua pihak secepatnya melakukan musyawarah/ untuk mencari solusi.

"Jika tidak bisa diselesaikan dengan cara musyawarah, pemerintah mempunyai kewenangan untuk bersikap dan mencari jalan keluar agar para siswa dan guru bisa masuk ke sekolah melalui gerbang depan," katanya.

Wagub Jabar juga menyayangkan hingga hari ini pemilik lahan tidak mengambil sikap dan belum bisa ditemui dan tidak diketahui keberadaannya.

Padahal banyak warga yang saat ini menginginkan agar tembok beton ini dibongkar atau kuncinya dijebol.

Kepala SD Negeri 2 Tugu, Sri Mulyani menyampaikan bahwa dengan datangnya Wagub Jabar ke sekolahnya, diharapkan permasalahan penutupan gerbang tersebut bisa segera terselesaikan. "Rencananya pihak sekolah akan menggelar mediasi dan rapat dengan pemilik lahan dalam jangka waktu beberapa hari ke depan," ujarnya. Hal itu lantaran menurut informasi pemilik lahan sedang berada di luar kota.

Sebelumnya para siswa di SD Negeri 2 Tugu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat dikejutkan dengan penutupan akses jalan ke sekolah yang sudah berubah menjadi tembok beton setinggi kurang lebih 3 meter oleh pemilik lahan.

Ditutupnya akses utama gerbang sekolah tersebut membuat guru, orang tua dan para siswa harus memutar arah lebih jauh menyusuri jalan kecil di belakang gedung sekolah, melewati kebun, sawah dan pemakaman.

Gerbang tersebut ditutup sejak para siswa mulai belajar daring pada awal tahun 2021 lalu. Namun baru diketahui baru-baru ini saat siswa mulai melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) pada penerapan PPKM Level 3 di Kota Tasikmalaya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Infrastruktur Terputus,...
Infrastruktur Terputus, Ary Buraen Turun Tangan dan Dorong Pemda Kupang Bergerak Cepat
Penampakan Underpass...
Penampakan Underpass Mampang Prapatan Lumpuh Terendam Banjir Jakarta
Siswa SDN Petojo Selatan...
Siswa SDN Petojo Selatan 01 Antusias Dapat Dukungan Literasi MNC Peduli
Apresiasi Kolaborasi...
Apresiasi Kolaborasi MNC Peduli-SDN Petojo Selatan 01, Kepsek: Bantu Raih Predikat Adiwiyata Mandiri
Pemkab Lebak Bakal Bangun...
Pemkab Lebak Bakal Bangun 50 Km Jalan Poros Desa Setiap Tahun
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
OSN Kabupaten Kota 2026...
OSN Kabupaten Kota 2026 Resmi Dimulai Hari Ini, Simak Tata Tertib dan Sanksi yang Berlaku
Pendaftaran SPMB SD...
Pendaftaran SPMB SD Kota Bogor 2026 Mulai 8 Juni, Ini Syarat dan Cara Seleksinya
Rekomendasi
Jadwal Final PRO Futsal...
Jadwal Final PRO Futsal League 2025/26, Cosmo JNE vs Bintang Timur Surabaya Live Streaming di VISION+
Comeback Dramatis, Korea...
Comeback Dramatis, Korea Selatan Tekuk Republik Ceko 2-1
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
Berita Terkini
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
Bersitegang dengan Aparat,...
Bersitegang dengan Aparat, Massa BEM UI Tertahan di Semanggi saat Menuju Bundaran HI
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Polda Metro Jaya Kawal...
Polda Metro Jaya Kawal Demo Mahasiswa di Jakarta, Aparat Tak Bawa Senpi
Mahasiswa Bakal Demo...
Mahasiswa Bakal Demo di 3 Titik Jakarta, Rekayasa Lalin Diberlakukan Situasional
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved