Berkah TMMD ke-122, Mimpi Jalan Bagus di Bangko Barat Merangin Jadi Kenyataan
Kamis, 31 Oktober 2024 - 21:55 WIB
loading...
Kodim 0420 Sarko memilih Desa Bedeng Rejo, Bangko Barat, Merangin, Jambi sebagai desa pelaksanaan Program TMMD ke-122 dengan membangun akses jalan dan jembatan. Foto/Nanang Fahrurozi
A
A
A
MERANGIN - Desa Bedeng Rejo dan Desa Sungai Putih merupakan dua desa yang bertetangga di Bangko Barat, Merangin, Jambi. Kedua desa bertetangga ini sebelumnya tidak bisa berinteraksi langsung karena tak ada akses jalan.
Padahal kedua desa ini jaraknya hanya sekitar 4 kilometer. Kodim 0420 Sarko melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-122 akhirnya memilih Desa Bedeng Rejo, Kecamatan Bangko Barat, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi sebagai desa sasaran TMMD.
Baca juga: Percepat Pembangunan di Merangin, Kodim 0420 Sarko Gelar TMMD Ke-122
Dengan tujuan mewujudkan percepatan pembangunan di wilayah, jalan penghubung dua desa yang selama ini tak bisa dilewati menjadi sasaran utama dalam program TMMD ke-122 Kodim 0420 Sarko.
Dansatgas TMMD ke-122 Kodim 0420 Sarko Letkol Inf Suyono mengatakan jika program kolaborasi lintas sektoral ini sangat banyak manfaatnya untuk masyarakat.
Dia mengungkapkan, kedua desa ini bertetangga dan dalam satu kecamatan, mereka terhalang transportasi jalan. Saat itu warga kedua desa ini bisa melintasinya hanya menggunakan kendaraan roda dua, namun jika hujan tidak satu pun kendaraan bisa melewati jalan itu.

Padahal kedua desa ini jaraknya hanya sekitar 4 kilometer. Kodim 0420 Sarko melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-122 akhirnya memilih Desa Bedeng Rejo, Kecamatan Bangko Barat, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi sebagai desa sasaran TMMD.
Baca juga: Percepat Pembangunan di Merangin, Kodim 0420 Sarko Gelar TMMD Ke-122
Dengan tujuan mewujudkan percepatan pembangunan di wilayah, jalan penghubung dua desa yang selama ini tak bisa dilewati menjadi sasaran utama dalam program TMMD ke-122 Kodim 0420 Sarko.
Dansatgas TMMD ke-122 Kodim 0420 Sarko Letkol Inf Suyono mengatakan jika program kolaborasi lintas sektoral ini sangat banyak manfaatnya untuk masyarakat.
Dia mengungkapkan, kedua desa ini bertetangga dan dalam satu kecamatan, mereka terhalang transportasi jalan. Saat itu warga kedua desa ini bisa melintasinya hanya menggunakan kendaraan roda dua, namun jika hujan tidak satu pun kendaraan bisa melewati jalan itu.
Lihat Juga :