Tembok Beton Setinggi 3 Meter yang Menutup Akses Jalan Sekolah Ternyata Tak Punya IMB
Jum'at, 03 September 2021 - 14:49 WIB
loading...
A
A
A
Dari hasil peninjauan, Uu menilai polemik penutupan gerbang sekolah ini harus segera diselesaikan dengan cara musyawarah dengan pihak pemilik. Sebab, hingga sàat ini pemilik lahan ini tidak mau memberikan akses jalan untuk fasilitas umum berupa sekolah.
Baca juga: Satgas Nemangkawi Temukan Penyimpanan Senjata Api KKB Kelompok Gigen Telenggeng
Selain itu ditemukan bahwa pendirian pagar tembok beton itu belum ada IMB dan terlalu tinggi, sehingga tidak sesuai aturan. Agar permasalahan tak berlarut-larut, maka Uu menyarankan agar semua pihak secepatnya melakukan musyawarah/ untuk mencari solusi.
"Jika tidak bisa diselesaikan dengan cara musyawarah, pemerintah mempunyai kewenangan untuk bersikap dan mencari jalan keluar agar para siswa dan guru bisa masuk ke sekolah melalui gerbang depan," katanya.
Wagub Jabar juga menyayangkan hingga hari ini pemilik lahan tidak mengambil sikap dan belum bisa ditemui dan tidak diketahui keberadaannya.
Baca juga: Satgas Nemangkawi Temukan Penyimpanan Senjata Api KKB Kelompok Gigen Telenggeng
Selain itu ditemukan bahwa pendirian pagar tembok beton itu belum ada IMB dan terlalu tinggi, sehingga tidak sesuai aturan. Agar permasalahan tak berlarut-larut, maka Uu menyarankan agar semua pihak secepatnya melakukan musyawarah/ untuk mencari solusi.
"Jika tidak bisa diselesaikan dengan cara musyawarah, pemerintah mempunyai kewenangan untuk bersikap dan mencari jalan keluar agar para siswa dan guru bisa masuk ke sekolah melalui gerbang depan," katanya.
Wagub Jabar juga menyayangkan hingga hari ini pemilik lahan tidak mengambil sikap dan belum bisa ditemui dan tidak diketahui keberadaannya.
Lihat Juga :