Karyawan Warung Sate Ditikam Dadanya Tembus ke Jantung, Ini Pemicunya
Sabtu, 28 Agustus 2021 - 19:26 WIB
loading...
A
A
A
Nahas, Rizki tak mengetahui jika Edi sejak awal sudah membawa sebilah belati/pisau yang disembunyikan di dalam kaos kaki. Saat pergumulan itu, Edi kemudian menusuk dada kiri Rizki menggunakan belati. Tusukan di atas rusuk itu menembus hingga ke jantung korban. Rizki yang terluka akhirnya berlari ke jalan dan meminta pertolongan.
Baca juga: 5 Begal Sadis Palembang Tersungkur Ditembak Anggota Satreskrim Polrestabes Palembang
"Pisau belati ini sudah disiapkan oleh tersangka, terjadilah penusukan tepat di jantung korban. Usai dilukai korban sempat menelepon calon mertuanya, namun tidak tertolong dan akhirnya meninggal dunia," beber Dony.
Rizki tewas sebelum mendapatkan pertolongan di jalan Raya Temon Dusun Kraton, Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto sekira pukul 14.45 WIB. Sebelum tewas warga sempat mendengar teriakan korban meminta tolong sembari berlari. Nahas, nyawa pemuda itu tak bisa diselamatkan.
Usai mendapati adanya korban dugaan pembunuhan, polisi langsung bergerak cepat. Setelah mengevakuasi korban dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) hanya dalam kurun waktu tiga hari, polisi kemudian meringkus Edi. Ia ditangkap petugas di ladang tebu dekat dengar lokasi pembuatan batu bata di wilayah Kecamatan Trowulan.
"Pelaku sempat berusaha kabur dan melakukan perlawanan, sehingga petugas mengambil tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan pelaku. Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan petugas," kata Dony.
Baca juga: 5 Begal Sadis Palembang Tersungkur Ditembak Anggota Satreskrim Polrestabes Palembang
"Pisau belati ini sudah disiapkan oleh tersangka, terjadilah penusukan tepat di jantung korban. Usai dilukai korban sempat menelepon calon mertuanya, namun tidak tertolong dan akhirnya meninggal dunia," beber Dony.
Rizki tewas sebelum mendapatkan pertolongan di jalan Raya Temon Dusun Kraton, Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto sekira pukul 14.45 WIB. Sebelum tewas warga sempat mendengar teriakan korban meminta tolong sembari berlari. Nahas, nyawa pemuda itu tak bisa diselamatkan.
Usai mendapati adanya korban dugaan pembunuhan, polisi langsung bergerak cepat. Setelah mengevakuasi korban dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) hanya dalam kurun waktu tiga hari, polisi kemudian meringkus Edi. Ia ditangkap petugas di ladang tebu dekat dengar lokasi pembuatan batu bata di wilayah Kecamatan Trowulan.
"Pelaku sempat berusaha kabur dan melakukan perlawanan, sehingga petugas mengambil tindakan tegas dan terukur dengan melumpuhkan pelaku. Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan petugas," kata Dony.
(eyt)
Lihat Juga :