Indra Catri Diperiksa Polisi terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Ujaran Kebencian

Sabtu, 30 Mei 2020 - 09:43 WIB
loading...
Indra Catri Diperiksa...
Polda Sumatra Barat mengungkap kasus penggunaan akun palsu yang diduga dibuat oleh ASN Kabupaten Agam. Akun tersebut mengumbar ujaran kebencian terhadap Anggota DPR RI Mulyadi. Foto/Ist
A A A
SUMATERA BARAT - Polda Sumatra Barat akhirnya mengungkap kasus penggunaan akun palsu yang diduga dibuat oleh ASN Kabupaten Agam. Akun tersebut mengumbar ujaran kebencian terhadap Anggota DPR RI Mulyadi.

Kasus ini dilaporkan oleh masyarakat dengan nomor LP/191/V/2020/SPKT Sbr. Masyarakat melaporkan hal tersebut dikarenakan tidak terima tokoh yang dicintai masyarakat Agam dan Sumatera Barat tersebut dihantam kabar miring. (Baca juga: Seorang Santri Kluster Temboro di Lampung Terkonfirmasi Positif COVID-19)

Mulyadi adalah Anggota DPR RI Dapil Sumatra Barat II dengan perolehan suara terbanyak se-Sumatera Barat pada Pileg 2014 dan 2019. Kabupaten Agam adalah penyumbang suara terbanyak untuk Mulyadi. Hal ini dikarenakan Mulyadi berasal dari Bukittinggi-Agam.

Selama mengemban amanat sebagai wakil rakyat di DPR RI, Mulyadi terbukti banyak membantu masyarakat Sumbar. Salah satunya yang paling fenomenal adalah pembangunan Jembatan Layang Kelok Sembilan. Warga sumbar yang tidak mampu pun mendapat bantuan pangan, bahkan beasiswa pendidikan.

Terkait kasus ujaran kebencian ini, akun palsu ini sebetulnya sudah dua tahun meresahkan masyarakat. Banyak korban pencemaran nama baik dan ujaran kebencian yang ditebar oleh akun ini. Namun karena akun palsu, masyarakat kesulitan melacaknya.

“Akun itu mengunggah foto yang disertai dengan kalimat ujaran kebencian dan pencemaran nama baik,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumbar Komisaris Besar Polisi Stefanus Satake Bayu Setianto.

Pada akhirnya Polda Sumbar pada Jumat (29/05) melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Agam Indra Catri atas kasus dugaan pencemaran nama baik dan ujaran kebencian tersebut. Indra Catri datang ke Polda Sumbar sekitar pukul 10.00 WIB dan langsung masuk ke ruangan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumbar di lantai III.

“Sekarang Bupati Agam yang datang diperiksa terkait kasus dugaan pencemaran nama baik,” ungkapnya.

Dengan terungkapnya akun palsu ini, masyarakat yang dirugikan selama ini mulai melapor satu per satu ke Polda Sumbar. Mulyadi, salah satu yang dirugikan akibat akun tersebut memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polda Sumbar, khususnya Tim Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Sumbar dengan perlatan canggihnya mampu mengungkap kasus tersebut.

“Kami mengapresiasi Polda Sumbar yang telah mengungkap kasus yang banyak merugikan masyarakat ini,” kata Mulyadi

Mulyadi juga sangat menyayangkan terhadap peristiwa ini. Mulyadi menilai hal ini sudah mencederai sportivitas berpolitik dan tidak memberi pendidikan yang baik terhadap masyarakat.

“Kenapa harus dicederai dengan perbuatan yang tidak pantas. Sebagai tokoh, harusnya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat,” tandasnya.

Putra terbaik Sumbar tersebut menambahkan tidak ingin panjang lebar membahas kasus ini. Mulyadi ingin fokus bekerja untuk masyarakat. Jika pun kasus ini ada motif kontestasi demokrasi, seharusnya dilakukan dengan menawarkan program, bukan dengan kampanye hitam melalui fitnah dan ujaran kebencian. (Baca juga: Rekam Jejak Brotoseno Disorot, Komite Penyelamat Minta Dewas TVRI Dipecat)

“Sebagai tokoh masyarakat yang ikut kontestasi politik harusnya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Mari kita sama-sama memberikan kinerja yang terbaik untuk masyarakat. Memberikan program yang sudah kita buat selama ini ke masyarakat dan memberikan program terbaik untuk masyarakat,” pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rismon Sianipar Minta...
Rismon Sianipar Minta Polisi Buru Pembuat Video AI Terkait Tudingan ke Jusuf Kalla
Koalisi Masyarakat Sipil...
Koalisi Masyarakat Sipil Desak Kejati DKI Percepat Proses Hukum Roy Suryo Cs
Polda Metro Jaya Usut...
Polda Metro Jaya Usut Laporan Faizal Assegaf Terhadap Jubir KPK
Ubedilah Badrun Dilaporkan...
Ubedilah Badrun Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Buntut Pernyataannya Soal Prabowo-Gibran
JK Bakal Laporkan Rismon...
JK Bakal Laporkan Rismon ke Polisi usai Dituding Danai Roy Suryo Cs
Jadi Korban Pencurian...
Jadi Korban Pencurian Malah Ditersangkakan, Selebgram Nabilah O’Brien Bakal Ajukan Praperadilan
Dilaporkan ke Bareskrim...
Dilaporkan ke Bareskrim terkait Dugaan Ujaran Kebencian, Respons Abu Janda Mengejutkan
Andre Rosiade Laporkan...
Andre Rosiade Laporkan Abu Janda ke Bareskrim soal Dugaan Ujaran Kebencian
Pengacara GAMKI Tegaskan...
Pengacara GAMKI Tegaskan Laporan Terhadap JK Bukan Berniat Menghukum
Rekomendasi
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Jadwal Puasa Muharam...
Jadwal Puasa Muharam 1448 H Tahun 2026, Kapan Puasa Tasu'a dan Asyura Dilaksanakan?
Profil Zion Suzuki:...
Profil Zion Suzuki: Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Berita Terkini
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Sempat Memanas, Mahasiswa...
Sempat Memanas, Mahasiswa yang Demo di Jalan Jenderal Sudirman Akhirnya Membubarkan Diri
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan...
Mahasiswa BEM SI Kerakyatan Bubarkan Diri, Polisi Bersihkan Sampah di Depan Gedung DPR
15 Mahasiswa Diterima...
15 Mahasiswa Diterima di Istana Wapres Gibran usai Demo di Jalan Medan Merdeka
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Ringkus Pelaku Penculikan Lansia di PIK: Tangkap Apa Pun Motifnya!
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved