Divonis Dua Tahun Penjara, Wali Kota Cimahi Non-Aktif Sampaikan Pembelaan Ini

Rabu, 25 Agustus 2021 - 19:03 WIB
loading...
Divonis Dua Tahun Penjara,...
Wali Kota Cimahi non-aktif Ajay M Priatna memberikan pembelaan atas vonis dua tahun yang dijatuhkan Majelis Hakim Tipikor Bandung, Rabu (24/8/2021).
A A A
BANDUNG - Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi ( Tipikor ) telah menjatuhkan vonis dua tahun penjara kepada Wali Kota Cimahi non-aktif Ajay Muhammad Priatna.

Menanggapi vonis hakim tersebut, Ajay mengaku bahwa vonis tersebut akibat ketidaktahuannya. Bahkan, Ajay berkilah bahwa dirinya terus menerus ditipu dalam kasus gratifikasi proyek Rumah Sakit (RS) Kasih Bunda yang menjeratnya itu.

"Ini memang tidak ada hubungannya sebagai saya Wali Kota, ini benar-benar murni bisnis to bisnis. Tapi, akibat ketidaktahuan saya, saya dijatuhi hukuman dua tahun, tapi suapnya tidak terbukti karena saya memang tidak pernah mengurus perizinan, apalagi IMB bukan kewenangan saya," tutur Ajay di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (25/8/2021).

Baca juga: Wali Kota Cimahi Non-Aktif Divonis 2 Tahun Penjara, Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa KPK

Bahkan, terkait sangkaan gratifikasi yang ditujukan kepadanya, Ajay mengaku bahwa hal itu baru diketahuinya saat menjalani persidangan. Menurut dia, dari fakta persidangan, terungkap ada sejumlah uang yang masuk ke rekeningnya, namun tak pernah sampai kepadanya.

"Saya (terima gratifikasi) tahunya juga di persidangan. Ada orang yang ngasih ke saya Rp1,7 miliar, tapi tidak konfirmasi ke saya, kan itu di luar akal sehat saya. Ada orang ngasih Rp1,1 miliar, ada ngasih Rp 150 juta, itu tidak konfirmasi. Semua ke saudara Joni dan Joni menyerahkan ke Yanti, itu sudah dibuktikan di persidangan," tuturnya.

Joni yang dimaksud Ajay adalah orang yang pertama kali mengenalkan Ajay kepada Hutama Yonathan selaku Direktur Utama RS Kasih Bunda. Bahkan, Ajay menuding bahwa Joni-lah yang kerap berperan.

"Pelajaran lah bahwa ketidaktahuan ini karena ada perbedaan sisa tagihan. Joni mengatakan ada sisa Rp1,5 miliar (di rekening). Ada dari rekening bersama diubah ke rekening sendiri, ternyata pas dicek sudah Rp3,2 miliar," ujarnya.

Baca juga: Dualisme Kekuasaan di Keraton Kasepuhan Cirebon Berujung Bentrok, Saling Serang Pakai Batu

Meski begitu, Ajay mengakui ada kekeliruan yang dibuatnya. Hal itu, kata Ajay, terjadi akibat ketidaktahuannya dalam persoalan bayar membayar.

"Nah, salahnya saya secara spontan karena saya ditipu terus. Saya modalinya, makanya saya bilang ke dokter (Hutama Yonathan) untuk bayar sisa tagihannya. Katanya harus seizin Pak Joni karena kami berkontrak dengan Joni. Seizin Joni ngasih ke saya, itu kelirunya saya. Saya akui itu karena ketidaktahuan karena tidak ada urusannya sama izin," kata Ajay.

Sebelumnya diberitakan, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Bandung menjatuhkan vonis dua tahun penjara kepada Wali Kota Cimahi non-aktif, Ajay Muhammad Priatna.

Vonis disampaikan langsung Hakim Sulistyono di hadapan Ajay dalam sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor, Jalan LRE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (25/8/2021).

Sulistyono menyatakan, Ajay terbukti bersalah menerima gratifikasi berupa uang dalam proyek RS Kasih Bunda di Kota Cimahi. Selain hukuman dua tahun penjara, Ajay juga divonis denda sebesar Rp100 juta.

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Ajay Muhammad Priatna pidana penjara selama dua tahun dan pidana denda Rp100 juta subsider 3 bulan penjara," tegas Sulistyono dalam amar putusannya.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Vonis 3 Prajurit TNI...
Vonis 3 Prajurit TNI Bikin Keluarga Kacab Bank Menangis Kecewa
Hakim: Vonis Dirut Terra...
Hakim: Vonis Dirut Terra Drone Pembelajaran soal Standar K3
Bos Terra Drone Divonis...
Bos Terra Drone Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara dalam Kasus Kebakaran Tewaskan 22 Pegawainya
Majelis Hakim Nyatakan...
Majelis Hakim Nyatakan Raudi Akmal Tak Terlibat dalam Perkara Hibah Pariwisata Sleman
Kuasa Hukum Jokowi:...
Kuasa Hukum Jokowi: Saksi Penggugat justru Perkuat Bukti Keaslian Ijazah di Persidangan
Suap Rp61,7 Miliar ke...
Suap Rp61,7 Miliar ke Pejabat Bea Cukai, Bos Blueray Cargo Dituntut 3 Tahun Penjara
Bos Blueray Cargo Jalani...
Bos Blueray Cargo Jalani Sidang Tuntutan Korupsi Bea Cukai Hari Ini
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya...
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Hari Ini
Rekomendasi
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Portugal vs Uzbekistan:...
Portugal vs Uzbekistan: Saatnya Ronaldo Menjawab Keraguan
Air Mata 2016, Sejarah...
Air Mata 2016, Sejarah 2026: Saat Dunia Tak Berhenti Bicarakan Messi
Berita Terkini
Ketua Posko Wilayah...
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi BPBD dan DLHK Atasi Masalah Sanitasi di Huntara
Legislator PDIP Harap...
Legislator PDIP Harap Dirut Baru Benahi Tata Kelola Bank Sumsel Babel
8 Fakta Kasus Penyekapan...
8 Fakta Kasus Penyekapan dan Penyiksaan Taufik Hidayat, Korban Hilang Sejak 3 Tahun Lalu
Menkes: Korban Penyekapan...
Menkes: Korban Penyekapan dan Penganiayaan Brutal Pacar selama 3 Tahun Bakal Jalani Rekonstruksi Wajah
BMKG Ingatkan Dampak...
BMKG Ingatkan Dampak El Nino, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Infografis
Catat, Ini Daftar Hari...
Catat, Ini Daftar Hari Libur Nasional pada Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved