Ribut Pembubaran Pentas Musik Agustusan, Kades dan Penyanyi Seksi Diperiksa di Polres Kendal

Senin, 23 Agustus 2021 - 22:29 WIB
loading...
Ribut Pembubaran Pentas...
Satreskrim Polres Kendal, menyelidiki kasus pentas musik Agustusan, dengan memeriksa Kepala Desa Kebonagung, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal, dan dua penyanyi. Foto/iNews TV/Eddie Prayitno
A A A
KENDAL - Pentas musik Agustusan yang digelar di Desa Kebonagung, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, diselidiki oleh Satreskrim Polres Kendal. Kepala Desa (Kades) Kebonagung, dan dua penyanyi yang tampil diacara tersebut diperiksa secara intensif.

Baca juga: Pentas Musik Agustusan di Kendal Dibubarkan Polisi karena Picu Kerumunan, Kades Malah Melawan

Penyelidikan yang dilakukan oleh tim penyidik dari Unit IV Satreskrim Polres Kendal tersebut, untuk mengumpulkan bukti dan keterangan terkait dugaan adanya pelanggaran protokol kesehatan.



Kades Kebonagung, Widodo menjalani pemeriksaan di ruang Unit IV Satreskrim Polres Kendal, selama dua jam lamanya. Sementara dua penyanyi juga ikut diperiksa. Pemeriksaan ini untuk mengetahui keterlibatan mereka dalam pentas musik tersebut.

Baca juga: COVID-19 Melonjak Objek Wisata Ditutup, Warga Nekad Memancing di Danau Toba

Usai diperiksa, Widodo mengaku ditanya seputar pelaksanaan pentas musik memperingati HUT ke-76 Kemerdekaan Indonesia. "Viralnya video pembubaran pentas Agustusan tersebut, hanya kesalahan komunikasi saja antara saya dengan Satgas COVID-19 Kecamatan Ngampel," tuturnya.

Dia mengatakan, di lokasi pentas musik ingin membubarkan, tetapi ada kesalahpahaman sehingga terjadi kericuhan. Dirinya juga mengelak telah memberikan izin terhadap kegiatan pentas musik tersebut, dan tidak tahu ada panggung karena awalnya hanya akan latihan saja.

Ribut Pembubaran Pentas Musik Agustusan, Kades dan Penyanyi Seksi Diperiksa di Polres Kendal


Sedangkan salah satu penyanyi yang dimintai keterangan petugas, Wahyudi mengaku diundang untuk latihan saja. "Saya tidak tahu ada panggung besar, karena pesan yang diterima hanya diminta datang untuk latihan saja. Biasanya latihan di studio, tapi saya kaget sudah ada panggung besar," tuturnya.

Wahyugi bersama temannya mengaku, belum menerima honor hanya mendapatkan uang saweran dari penonton. Penyanyi yang hadir berjumlah delapan orang sudah memulai menyanyi, dan mendapatkan saweran dari penonton, kemudian dibagi setiap penyanyi mendapatkan Rp50 ribu.

Baca juga: Razia Prokes Ricuh, Dandim Buleleng Diserang Hingga Kena Pukul

Sementara Kapolres Kendal, AKBP Yuniar Ariefianto mengatakan, polisi sudah memeriksa 20 orang saksi dalam kasus pentas musik Agustusan tersebut. "Salah satu yang diperiksa untuk dimintai keterangan adalah Kades," tuturnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi ini, ditambahkan Yuniar, pihaknya akan melakukan gelar perkara untuk mengetahui pelanggaran yang dilakukan dalam pentas musik di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Perjalanan Kereta...
9 Perjalanan Kereta Terlambat Parah Akibat Banjir Semarang-Kendal
KSFW 2025, Dorong Kreativitas...
KSFW 2025, Dorong Kreativitas dan Ekonomi Fashion di Kendal
Kemen Imipas Salurkan...
Kemen Imipas Salurkan Bantuan untuk Warga Korban Banjir dan Longsor di Kendal
Oshima Yukari Ingin...
Oshima Yukari Ingin Bagikan Kipas Angin dan Masakan Daging Kambing ke Tetangga di Hari Ulang Tahunnya
Isak Tangis Warnai Pemakaman...
Isak Tangis Warnai Pemakaman Oshima Yukari, Pramugari Korban Kebakaran Glodok Plaza
Kerahkan Ribuan Pasukan...
Kerahkan Ribuan Pasukan Jangkrik di Kendal, Sudaryono: Mirna-Riki Wajib Menang
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi
Rekomendasi
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
Jokowi Bakal Hadir di...
Jokowi Bakal Hadir di Sidang Roy Suryo-Dokter Tifa, Kuasa Hukum: Kalau 100% Terlalu Dini
Berita Terkini
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Anggota DPD RI Desak...
Anggota DPD RI Desak Pemkab Bima Atasi Krisis Air Bersih di Desa Bajo
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Gubernur Kaltim Resmikan...
Gubernur Kaltim Resmikan Pusat Layanan Jantung Modern di RSKD Balikpapan
Legislator PKB Minta...
Legislator PKB Minta Taufik Hidayat Dihukum Kebiri
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved