Razia Prokes di Makassar Diwarnai Keributan, Pedagang Rebut Paksa Kursi yang Disita

Senin, 23 Agustus 2021 - 07:36 WIB
loading...
Razia Prokes di Makassar...
ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Razia protokol kesehatan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, diwarnai keributan, Minggu (22/8/2021) malam. Pedagang rumah makan berusaha menghalangi penindakan dengan menurunkan paksa kursi sitaan dari truk. Seorang juru parkir nyaris diamankan karena memprovokasi.

Salah satu pemilik rumah makan melakukan perlawanan. Kursi yang sudah dinaikkan mobil bak terbuka, dipaksa diminta kembali. Dia kembali menghalangi mobil supaya tidak meninggalkan lokasi.

Pemilik rumah makan ini beralasan, akibat penitaan kursi tersebut, tidak ada lagi kursi untuk tempat duduk pengunjung di rumah makannya. Sementara Satpol PP punyya alasan, penyitaan tersebut karena rumah makan masih beroperasi melebihi jam yang ditentukan.

baca juga: Pasar Kembang Ludes Terbakar, Ini Deretan Pasar Legendaris di Surabaya yang Sempat Dilalap Api

Satpol PP pun menyaksikan pengunjung yang membeludak dan tidak ada lagi protokol kesehatan, terutama tidak ada jaga jarak. Penanggung jawab rumah makan pun menolak menandatangani berita acara penyitaan kursi.

Menurut Kasi penagakan Satpol PP Kota Makassar, Muflih, rumah makan teesebut sudah tiga kali dipergoki melanggar aturan PPKM. Khususnya melanggar jam operasional malam hari ppukul 22.00 WIB. "Namun masih membandel dengan beroperasi hingga 24 jam non stop," katanya.

Razia yang sama juga dilakukan di sejumlah rumah makan di wilayah Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar. Surat teguran dan ancaman sanksi penyegelen diberikan kepada pengelola yang masih membandel.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Pria Ribut di KRL...
2 Pria Ribut di KRL Jakarta Kota-Bogor Akibat Dugaan Pelecehan
Perkuat Kompetensi SDM,...
Perkuat Kompetensi SDM, Perbarindo Gelar Rakernas di Kota Makassar
Kodam I/Bukit Barisan...
Kodam I/Bukit Barisan Damaikan Keributan Anggota TNI dengan Pemuda di Pancur Batu
Kantor Dinas Pendidikan...
Kantor Dinas Pendidikan Kota Makassar Kebakaran, Semua Gedung Hangus
KPU Tetapkan Munafri-Aliyah...
KPU Tetapkan Munafri-Aliyah sebagai Wali Kota-Wakil Wali Kota Makassar Terpilih
Debat Ketiga Cagub-Cawagub...
Debat Ketiga Cagub-Cawagub Aceh Ricuh Gara-gara Mikrofon di Kerah Baju
Pedagang Lansia Menangis...
Pedagang Lansia Menangis Histeris Terkena Razia Petugas Saat Sedang Makan
Razman dan Firdaus Akhirnya...
Razman dan Firdaus Akhirnya Minta Maaf ke MA Buntut Kegaduhan di PN Jakut
Dua Kelompok Pedagang...
Dua Kelompok Pedagang di Pekanbaru Terlibat Keributan
Rekomendasi
Akuisisi Aster Jadi...
Akuisisi Aster Jadi Titik Balik Chandra Asri Group, Diversifikasi Bisnis Mulai Dongkrak Kinerja
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo dan Dr. Tifa oleh Polda Metro, Refly: Tidak Ada Tanda-tanda
Meksiko vs Korea Selatan:...
Meksiko vs Korea Selatan: Duel Penentu ke Fase Gugur
Berita Terkini
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved