1.400 Keluarga Meninggal Karena COVID-19, Anak-anak Dijamin Pendidikan Sampai Kuliah
Minggu, 22 Agustus 2021 - 10:49 WIB
loading...
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ketika bertemu dengan salah satu anak yang orang tuanya meninggal karena COVID-19.
A
A
A
SURABAYA - Sampai hari ini ada sekitar 1.400 keluarga yang meninggal karena COVID-19 . Dari jumlah tersebut, sekitar 600 keluarga sudah diverifikasi oleh Pemkot Surabaya. Mereka harus dipastikan anak-anak yang ditinggalkan kedua orang tuanya harus tetap sekolah, Minggu (22/8/2021).
“Kita masih hitung berapa jumlah anaknya dari data 1.400 keluarga tadi. Dari situ kita bisa memetakan berapa yang masih SD, SMP, dan SMA,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
Baca juga: Laporkan Polisi Jika Ada Tes Swab PCR Bertarif Lebih Rp495 Ribu
Ia melanjutkan, pihaknya juga membangun asrama untuk ditempati oleh anak-anak itu. Di sana, pemkot dapat memantau perkembangan mereka. Selain itu, pemkot juga menjamin pendidikan mereka hingga jenjang Perguruan Tinggi.
“Mereka bisa tinggal di asrama jika mereka mau. Kita akan jamin pendidikannya meskipun mereka tidak tinggal di asrama. Tidak hanya pendidikan saja, tapi bagaimana mereka semua akan mempunyai keterampilan agar dapat bersaing nantinya,” ungkapnya.
“Kita masih hitung berapa jumlah anaknya dari data 1.400 keluarga tadi. Dari situ kita bisa memetakan berapa yang masih SD, SMP, dan SMA,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
Baca juga: Laporkan Polisi Jika Ada Tes Swab PCR Bertarif Lebih Rp495 Ribu
Ia melanjutkan, pihaknya juga membangun asrama untuk ditempati oleh anak-anak itu. Di sana, pemkot dapat memantau perkembangan mereka. Selain itu, pemkot juga menjamin pendidikan mereka hingga jenjang Perguruan Tinggi.
“Mereka bisa tinggal di asrama jika mereka mau. Kita akan jamin pendidikannya meskipun mereka tidak tinggal di asrama. Tidak hanya pendidikan saja, tapi bagaimana mereka semua akan mempunyai keterampilan agar dapat bersaing nantinya,” ungkapnya.
Lihat Juga :