Jurnalis Perempuan Tewas di Pinggir Jalan Banjarbaru Kalsel, Tas dan Ponsel Raib
Rabu, 26 Maret 2025 - 11:13 WIB
loading...
Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda menyatakan, pihaknya sedang melakukan penyelidikan atas tewasnya jurnalis perempuan di pinggir jalan kawasan Gunung Kupang, Cempaka, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. FOTO/SAIRI
A
A
A
BANJARBARU - Seorang jurnalis perempuan bernama Juwita ditemukan tewas di tepi jalan kawasan Gunung Kupang, Cempaka, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Barang pribadi seperti tas dan ponsel tidak ditemukan di sekitar lokasi kejadian.
Juwita ditemukan meninggal dunia pada Sabtu (22/3/2025) sore. Kepergian mendadak jurnalis muda berusia 23 tahun itu meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, rekan sejawat, serta masyarakat setempat.
Dari informasi yang dihimpun, tidak ada tanda-tanda luka atau cedera pada tubuh korban yang biasanya terjadi akibat kecelakaan lalu lintas. Kejadian ini menimbulkan sejumlah pertanyaan terkait penyebab kematian Juwita. Pihak kepolisian setempat segera melakukan penyelidikan atas peristiwa ini.
Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mengumpulkan bukti-bukti dan akan bekerja maksimal untuk mengungkap kasus ini. Namun, ia menambahkan bahwa hasil visum belum bisa diumumkan karena proses penyelidikan masih berlangsung.
"Belum ada (tersangka pelaku), sedang penyelidikan. Kita sudah periksa saksi-saksi, empat saksi, nanti kita kembangkan lagi, bukti-bukti lain, perkembangan lain, nanti akan kita sampaikan," katanya.
Koordinator Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Persiapan Banjarmasin, Rendy Tisna, meminta kepolisian untuk bekerja secara maksimal dan terbuka dalam menangani kasus ini. Ia juga menyeru kepada seluruh jurnalis di Kalimantan Selatan untuk berkolaborasi dalam mengungkap fakta-fakta yang ada demi keadilan.
Juwita ditemukan meninggal dunia pada Sabtu (22/3/2025) sore. Kepergian mendadak jurnalis muda berusia 23 tahun itu meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, rekan sejawat, serta masyarakat setempat.
Dari informasi yang dihimpun, tidak ada tanda-tanda luka atau cedera pada tubuh korban yang biasanya terjadi akibat kecelakaan lalu lintas. Kejadian ini menimbulkan sejumlah pertanyaan terkait penyebab kematian Juwita. Pihak kepolisian setempat segera melakukan penyelidikan atas peristiwa ini.
Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X Febry Aceng Loda, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mengumpulkan bukti-bukti dan akan bekerja maksimal untuk mengungkap kasus ini. Namun, ia menambahkan bahwa hasil visum belum bisa diumumkan karena proses penyelidikan masih berlangsung.
"Belum ada (tersangka pelaku), sedang penyelidikan. Kita sudah periksa saksi-saksi, empat saksi, nanti kita kembangkan lagi, bukti-bukti lain, perkembangan lain, nanti akan kita sampaikan," katanya.
Koordinator Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Persiapan Banjarmasin, Rendy Tisna, meminta kepolisian untuk bekerja secara maksimal dan terbuka dalam menangani kasus ini. Ia juga menyeru kepada seluruh jurnalis di Kalimantan Selatan untuk berkolaborasi dalam mengungkap fakta-fakta yang ada demi keadilan.
Lihat Juga :