Bikin Habis Kesabaran, Warga Blitar Siapkan Laporan Pidana untuk PT Greenfields

Jum'at, 20 Agustus 2021 - 17:43 WIB
loading...
Bikin Habis Kesabaran,...
PT Greenfields Indonesia sudah menerima tiga kali surat teguran Bupati Blitar, terkait persoalan limbah. Foto/Dok.SINDOnews/Solichan Arief
A A A
BLITAR - Surat teguran Bupati Blitar, untuk PT Greenfields Indonesia, sepertinya sudah tak ada gunannya lagi. Dugaan pembuangan limbah peternakan sapi ke sungai, masih terus terjadi meskipun batas peringatan ketiga telah berakhir.

Baca juga: Terbongkar, Pipa Saluran Limbah PT Greenfields yang Disembunyikan Bikin Wabup Blitar Terpeleset

Menurut Kinan, juru bicara warga Kecamatan Doko, dan Wlingi, saat ini warga tengah menyiapkan laporan pidana. "Sebab apa yang dilakukan PT Greenfields sudah masuk kategori kejahatan lingkungan," tegas Kinan kepada SINDOnews, Jumat (20/8/2021).



Sebelumnya, warga telah melakukan gugatan perdata class action. Limbah kotoran sapi yang berbau busuk tidak hanya mengotori sungai dan mematikan banyak ikan. Sejak tahun 2018, ikan di kolam-kolam milik warga yang airnya berasal dari sungai, juga ikut mati. Limbah juga menimbulkan wabah mrutu. Serangga kecil sebesar nyamuk yang ketika mengigit menimbulkan luka-luka.

Baca juga: Tangis Pilu Herman Deru Pecah di Pusaran Putri Tercintanya Percha Leanpuri

Selain PT Greenfields, Gubernur Jawa Timur dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur termasuk turut Tergugat 1 dan Tergugat 2. Pada 23 Agustus nanti, sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Blitar akan memasuki persidangan yang keempat. Menurut Kinan, janji PT Greenfields yang akan membenahi pengolahan limbah, tidak pernah ditepati.

Sampai batas akhir waktu pembenahan pengelolaan limbah Kamis (19/8/2021), perusahaan produsen susu tersebut, terbukti masih mengalirkan limbah ke sungai. Dengan video dan foto, warga merekam seluruh aktifitas pembuangan limbah tersebut. Diduga agar tidak terlihat warga. Limbah yang berasal dari sejumlah legun kecil (Tempat penampungan limbah), dialirkan melalui parit-parit kecil, dan kemudian diteruskan ke sungai.

Baca juga: Ibu dan Anak Gadisnya Tewas Telanjang di Mobil Alphard, Polisi: Pelakunya Orang Dekat

Pipa-pipa paralon yang dipasang di lokasi di sebelah parit, diduga hanya dipakai sebagai kamuflase. "Ini membuktikan PT Greenfields tidak memiliki niat baik menyelesaikan persoalan limbah. Karenanya lebih baik dibawa ke ranah pidana," kata Kinan.

Saat ini warga tengah mengumpulkan seluruh bukti untuk laporan pidana. Warga belum memastikan apakah akan dibawa ke kepolisian atau kejaksaan. Kinan juga mempertanyakan ulang sikap tegas Pemkab Blitar.

Tiga kali surat teguran dan toleransi waktu sebulan untuk membenahi limbah, sudah diberikan. Namun faktanya PT Greenfields tetap tidak berubah. Kinan berharap Pemkab segera menerbitkan surat permohonan ke pusat yang intinya meminta penutupan. "Waktunya Pemkab untuk bertindak lebih tegas. Berkirim surat ke pusat untuk meminta penutupan," pungkas Kinan.

Baca juga: Jadi Tempat Pasangan Telanjang Berhubungan Seks, Warga Bongkar Pondok di Pantai Pelangi Aceh

Sementara Wakil Bupati Blitar, Rahmat Santoso tidak ingin terburu-buru mengambil langkah. Sebab belum lama ini Pemkab Blitar, kata Rahmat diminta legislatif untuk mengambil langkah bersama-sama.

Hanya saja, pertemuan belum bisa dilakukan karena pimpinan legislatif masih sakit. Soal penutupan Greenfields sampai masalah pencemaran lingkungan tuntas, Rahmat mengatakan, Pemkab Blitar bisa melakukan itu. "Kita punya kewenangan (Penutupan PT Greenfields). Secepatnya kita akan bertemu legislatif. Namun saat ini Ketua dewan masih sakit," ujar Rahmat.

Baca juga: Tangis Pecah di Tanjung Jabung Timur, Ibu Hamil Tewas di Ambulans Gara-gara Terjebak Jalan Rusak

Asisten II Bidang Perekonomian Pemkab Blitar, Tuti Komariyati yang melakukan evaluasi di lapangan, mengakui perbaikan pengolahan limbah belum maksimal. PT Greenfields masih akan memperluas land application dari 40 hektar menjadi 90 hektar.

Menurut Tuti, karena besarnya jumlah limbah, penanganan masalah limbah tidak bisa dilakukan sendiri. "Kesimpulannya memang sebulan ini belum maksimal. Mereka (PT Greenfields) kewalahan mengolah kotoran ternaknya," ujar Tuti.

Terkait pembuangan limbah melalui parit yang dialirkan ke sungai, Tuti tidak membantah. Sebab pembuangan limbah melalui pipa masih dalam proses. " PT Greenfields juga melakukan pendekatan ke warga untuk pengolahan limbah," pungkas Tuti.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dukung Polisi Denda...
Dukung Polisi Denda Perusahaan Pencemar Lingkungan, Sahroni: Normalisasi Perusakan Ekologis sebagai Kejahatan Berat!
Pilar, Menteri LH, dan...
Pilar, Menteri LH, dan Gemabudhi Raih Rekor MURI Tuang Ecoenzyme ke Sungai Jaletreng
DPR Desak Penyelidikan...
DPR Desak Penyelidikan Asal Usul Limbah Radioktif Cesium-137 di Cikande
Heboh, Truk Limbah Buang...
Heboh, Truk Limbah Buang Kotoran Sembarang di Saluran Air Jatinegara
KLH Temukan Pencemaran...
KLH Temukan Pencemaran Lingkungan Akibat Tambang Nikel di Raja Ampat
Warga Rancaekek Bandung...
Warga Rancaekek Bandung Keluhkan Pencemaran Limbah Tekstil di Sungai Cikijing, Air Hitam dan Berbau
Legislator Apresiasi...
Legislator Apresiasi Polda Riau Tindak Tegas Korporasi Perusak Lingkungan
PBB Puji Upaya Indonesia...
PBB Puji Upaya Indonesia Hadapi Perubahan Iklim di COP30 Brasil
5 Daerah di Dunia yang...
5 Daerah di Dunia yang Pernah Tercemar Radioaktif dari Pengolahan Logam, Salah Satunya Serpong
Rekomendasi
Sarwendah Akhirnya Buka...
Sarwendah Akhirnya Buka Suara, Tegas Bantah Halangi Ruben Onsu Bertemu Anak
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Sarwendah Bantah Rugi...
Sarwendah Bantah Rugi Rp20 Miliar, Sebut Masih Banyak Brand yang Bekerja Sama
Berita Terkini
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Hore! Stasiun KRL JIS...
Hore! Stasiun KRL JIS Diresmikan Besok
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ini 11 Museum dan 9 Kolam Renang yang Digratiskan selama 3 Hari
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved