Basarnas Sudah Ingatkan Pendaki Cuaca Buruk di Gunung Bawakaraeng

Rabu, 18 Agustus 2021 - 14:54 WIB
loading...
Basarnas Sudah Ingatkan...
Tim Basarnas saat mengevakuasi pendaki yang ditemukan tewas di Gunung Bawakaraeng. Foto: Dok/Basarnas Makassar
A A A
MAKASSAR - Badan pencarian dan pertolongan nasional (Basarnas) Makassar, telah mengingatkan para pendaki terkait adanya cuaca buruk di Gunung Bawakaraeng Kabupaten Gowa.

Kepala Seksi (Kasi) Operasional dan Siaga Pencarian dan Pertolongan Muh Rizal mengatakan, setidaknya hingga kemarin tercatat ada sebanyak 800-san lebih pengunjung yang melakukan pendakian , di tengah penutupan kawasan tersebut oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Gowa, dan dua orang pendaki yang meninggal dunia akibat hipotermia.

Baca Juga: Korban Bertambah, Sudah 2 Pendaki Tewas di Bawakaraeng

Sebagian besar diantaranya dilaporkan mengalami hopotermia akibat cuaca buruk dalam dua hari terakhir.

"Kondisi cuaca yang buruk di atas, tapi pendaki ini tetap naik di jalur yang berbeda-beda yang tidak ada penjagaan. Naik tanpa registrasi, nah di antara tanggal 15 dan 17 itu badai, hujan deras angin kencang dan suhu sangat dingin," ujarnya.

Bahkan 800-san pendaki yang dipuncak sempat terjebak akibat badai tersebut, dia mengatakan kedua korban diyakini nekat menerobos badai sehingga akhirnya terkena hipotermia antara pos 7 dan 6 serta pos 5.

"Kemarin tanggal 17 semua sudah kita arahkan dari tim yang standby di puncak untuk meminta semua pendaki untuk turun. Namun tidak semua pendaki turun karena masih badai kamarin pagi. Dan sebagian ada yang turun, mungkin yang cidera ini yang meninggal ini kemungkinan dia bergerak siang hari. Sehingga kelelahan kemudian kedinginan di Pos 7 dan pos 6 di situ berhenti. Sehingga semakin dingin akhirnya meninggal di pos 7," bebernya.

Rizal mengatakan, banyak di antara pendaki yang benar-benar tidak siap, dari pantauannya sejak Senin 16 Agustus lalu, banyak pendaki yang hanya membawa alat seadanya. Mereka juga diyakini tidak memperkirakan adanya badai. Akibatnya banyak diantara mereka yang mengalami trouble.

Baca Juga: Diduga Hipotermia, Pendaki Dinyatakan Tewas di Pos 7 Gunung Bawakaraeng

"Mereka ini tidak siap, inikan pendaki yang naik pakai sendal, naik hanya bawa barang secukupnya. Dia tidak bawa SB. Tidak mengetahui, tidak bisa membaca faktor cuaca , mereka harusnya pahan tujuannya ke mana, harus ngapain, dan paham medan," ucapnya.

Semestinya kata dia, ada pihak yang berwenang yang memantau kelengkapan alat dan kebutuhan mereka di bawah.

"Kami kan sudah minta tidak usah naik. Di atas lagi badai, tapi mereka terap ngotot naik ke atas. Kami tidak berwenang untuk tahan, kami hanya untuk pertolongan dan penyelamatan. Kami hanya jaga saja pada saat ada yang trouble baru kami laksanakan evakuasi," sesal Rizal.

Baca Juga: Pendaki Dipastikan Bakal Diswab Usai Lakukan Eskpedisi di Bawakaraeng

Hingga hari ini masih ada sekitar 200-san pendaki di atas, dirinya berharap agar hari ini gunung bisa segera dikosongkan.

"Harapan kami kan sekarang agak berawan ini, memungkinkan teman-teman bergerak. Harapan kami teman-teman di atas sudah bergeser turun sehingga kita bisa fikskan hari ini dan Bawakaraeng sudah kosong di atas," pungkasnya.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Korban Erupsi Gunung...
3 Korban Erupsi Gunung Dukono Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup Hari Ini
Pencarian 3 Pendaki...
Pencarian 3 Pendaki Gunung Dukono Dilanjutkan Besok
Update Erupsi Gunung...
Update Erupsi Gunung Dukono: 14 Pendaki Selamat, 2 Masih Hilang
Gunung Dukono Meletus,...
Gunung Dukono Meletus, 2 Pendaki Dilaporkan Tewas dan 20 Terjebak
20 Pendaki Tersesat...
20 Pendaki Tersesat dan Terluka saat Gunung Dukono Erupsi, Tim SAR Gabungan Evakuasi
Petugas Alami Kendala...
Petugas Alami Kendala Evakuasi Pesawat ATR yang Jatuh di Gunung Bulusaraung
Pria Ini Ditangkap karena...
Pria Ini Ditangkap karena Tinggalkan Pacarnya di Puncak Gunung Tertinggi Austria hingga Mati Membeku
1.000 Pendaki Terjebak...
1.000 Pendaki Terjebak Badai Salju Everest, Kemlu Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban
Siapa Nirmal Purja?...
Siapa Nirmal Purja? Pendaki Nepal yang Menaklukkan 50 Pendakian dengan Ketinggian 8.000 meter
Rekomendasi
Kanada vs Bosnia Imbang...
Kanada vs Bosnia Imbang 1-1 di Laga Pembuka Grup B Piala Dunia 2026
Megah di Panggung, Sepi...
Megah di Panggung, Sepi di Tribun: Potret Pembukaan Piala Dunia 2026 di Kanada
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Berita Terkini
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Berbekal PROPER Hijau,...
Berbekal PROPER Hijau, Langkah Nyata Transformasi Ekologis Diperkuat di Sulawesi Tenggara
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved