Kuasa Hukum Moeldoko Masih Menunggu ICW Cabut Tuduhan dan Sampaikan Permohonan Maaf

Rabu, 18 Agustus 2021 - 12:17 WIB
loading...
Kuasa Hukum Moeldoko...
Foto ilustrasi SINDOnews
A A A
BOGOR - Hingga saat ini tim hukum Moeldoko masih menunggu itikad baik dari ICW untuk mencabut tuduhan dan menyampaikan permintaan maaf terkait pernyataan lembaga tersebut yang memojokkan Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko.

Para simpatisan Moeldoko yang tergabung di Moeldoko Center mengatakan, pihaknya meminta agar ICW secepatnya menarik pernyataan yang tidak berdasarkan fakta. Ketua Koordinator Tim Advokat Moeldoko Center, Carrel Ticualu mengatakan, sebagai anak bangsa yang berbudaya, ICW perlu meminta maaf kepada Moeldoko. Baca juga:
Moeldoko Ingatkan Program yang Membantu Rakyat Tak Terkendala Birokrasi


Menurut Ticualu, ICW sebagai salah satu lembaga masyarakat yang ikut serta mengawasi pemerintah, khususnya terhadap individu-individu pejabatnya, tentunya tidak boleh sembarangan memberikan pernyataan-pernyataan dari informasi yang salah dan tidak akurat.

"Mengapa karena berpotensi fitnah dan pembunuhan karakter terhadap pejabat negara yang bersangkutan yang tentu akan ada konsekuensi hukumnya," ujar Ticualu, Rabu (18/8/2021). Baca juga: Kolaborasi KSP Moeldoko Sediakan Antigen hingga Pelosok Diapresiasi

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, ICW menuding KSP Moeldoko terlibat dalam bisnis obat Ivermectin yang sempat heboh di tengah upaya pemerintah menghentikan pandemi COVID-19. Otto Hasibuan, kuasa hukum Moeldoko menilai tudingan itu tanpa fakta dan ICW harus minta maaf.

Otto menili, Moeldoko sangat bertindak arif dan bijaksana dalam mengambil langkah-langkah terkait hal ini. Menurutnya jika ICW dapat menunjukkan bukti dugaan keterlibatan Moeldoko dalam bisnis obat Ivermectin, kliennya tak akan melaporkan ke aparat kepolisian.

Sehingga, lanjut Otto, langkah Moeldoko terkait tuduhan ICW, sangat tergantung pada sikap dari Egi dan ICW. "Tergantung kepada sikap ICW. Kalau ICW bisa membuktikan, tentu kita tidak akan lapor polisi," ujarnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pusat Studi Kepolisian...
Pusat Studi Kepolisian ULM Inisiasi Deklarasi Bersama Anti-ODOL di Kalsel
Ini Titik Demo Mahasiswa,...
Ini Titik Demo Mahasiswa, 5.955 Personel Kepolisian Dikerahkan Jaga Aksi Unjuk Rasa
3.067 Personel Polri...
3.067 Personel Polri Dikerahkan Amankan Demo di Jakpus Hari Ini
Peneliti BRIN Sebut...
Peneliti BRIN Sebut Tingkat Kepercayaan terhadap Kepolisian Tergantung Budaya Masyarakat
10 Sekolah di Depok...
10 Sekolah di Depok Terima Ancaman Bom, Berikut Daftarnya
Polda Metro Jaya Undang...
Polda Metro Jaya Undang Keluarga Arya Daru Siang Ini
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU Polri Jadi UU
Rekomendasi
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya di Jakarta
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Berita Terkini
Aksi Perampokan di Menteng,...
Aksi Perampokan di Menteng, Korban Kritis Akibat 7 Luka Tusuk
Partai Perindo Perkuat...
Partai Perindo Perkuat Akar Rumput di Yalimo, Kader Didorong Turun ke Masyarakat
HCML Gandeng PMI Gelar...
HCML Gandeng PMI Gelar Donor Darah, Tumbuhkan Kepedulian Sesama
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved