Penulis Ahmad Bahar Luncurkan Buku 'Gibran The Next President'
Jum'at, 14 Juni 2024 - 20:44 WIB
loading...
Penulis Ahmad Bahar meluncurkan buku berjudul Gibran The Next President di Solo, Jawa Tengah, Jumat, (14/6/2024). Foto/R August
A
A
A
SOLO - Penulis Ahmad Bahar meluncurkan buku berjudul Gibran The Next President di Solo, Jawa Tengah, Jumat, (14/6/2024). Acara peluncuran buku itu nyaris batal digelar lantaran event organizer (EO) yang semula sepakat bekerja sama dengan Ahmad, mendadak membatalkan kerja sama.
Namun, Ahmad bersama tim tetap menggelar acara peluncuran itu di tempat berbeda dari yang sudah direncanakan sebelumnya. Ahmad mengungkapkan bahwa tujuan diterbitkannya buku Gibran The Next President merupakan hal yang dia jalani sebagai seorang penulis.
Sebelum menulis buku Gibran The Next President, dia tercatat pernah menulis tentang Putra Sulung Presiden Joko Widodo atau Jokowi itu dalam bukunya berjudul Menang Ora Opo-Opo dan, Kalah Ya Wis.
Baca juga; Gibran Bagi-bagi Buku Bergambar Jan Ethes, Hasto: Ketika Saya Kecil, Buku-buku Pahlawan
“Harap dicatat bahwa saya bukan bagian dari partai politik, bukan pendukung siapa pun," ujar Ahmad ketika ditemui awak media di sela-sela peluncuran buku.
Menurut Ahmad, Gibran merupakan seorang tokoh yang layak dibicarakan tapi bagian dari peristiwa budaya, bukan peristiwa politik.
Namun, Ahmad bersama tim tetap menggelar acara peluncuran itu di tempat berbeda dari yang sudah direncanakan sebelumnya. Ahmad mengungkapkan bahwa tujuan diterbitkannya buku Gibran The Next President merupakan hal yang dia jalani sebagai seorang penulis.
Sebelum menulis buku Gibran The Next President, dia tercatat pernah menulis tentang Putra Sulung Presiden Joko Widodo atau Jokowi itu dalam bukunya berjudul Menang Ora Opo-Opo dan, Kalah Ya Wis.
Baca juga; Gibran Bagi-bagi Buku Bergambar Jan Ethes, Hasto: Ketika Saya Kecil, Buku-buku Pahlawan
“Harap dicatat bahwa saya bukan bagian dari partai politik, bukan pendukung siapa pun," ujar Ahmad ketika ditemui awak media di sela-sela peluncuran buku.
Menurut Ahmad, Gibran merupakan seorang tokoh yang layak dibicarakan tapi bagian dari peristiwa budaya, bukan peristiwa politik.
Lihat Juga :