Satgas Raika Kota Makassar Tutup Paksa Lego-Lego
Senin, 16 Agustus 2021 - 07:09 WIB
loading...
Satgas Raika saat berada di Kawasan Lego-Lego CPI, Minggu (15/8) malam. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Satuan Tugas Pengurai Kerumunan (Satgas Raika) menutup paksa operasional kawasan kuliner Lego-Lego di Center Point of Indonesia (CPI), Minggu (15/8) malam. Tindakan itu lantaran aktivitas di lokasi tersebut dianggap melanggar edaran PPKM level 4.
Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Makassar, Iqbal Asnan mengatakan, situasi di tempat tersebut sudah tidak kondusif dengan banyaknya kerumunan yang terbentuk.
Baca juga: Gunung Bawakaraeng dan Danau Tanralili Disekat, Pendaki Diputar Balik
"Dia langgar protokol kesehatan , itu yang pertama, kemudian menimbulkan kerumunan dan melanggar edaran Wali Kota terkait protokol kesehatan dan tempat-tempat (ini) dilarang beroperasi selama masa PPKM level IV," ujarnya.
Langkah penutupan tersebut terpaksa ditempuh setelah dilayangkan teguran beberapa kali oleh aparat.
Baca juga: NA Sebut Pembelian Mesin dan Jetski Pakai Uang Pribadi
"Sudah berapa kali kita peringati. Peringatan keras apa semua, tetapi tetap membangkang. Ini mereka mengambil tindakan berisiko terhadap keselamatan warga Makassar. Kami pasti tindaki dengan keras dan tidak main-main," katanya.
Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Makassar, Iqbal Asnan mengatakan, situasi di tempat tersebut sudah tidak kondusif dengan banyaknya kerumunan yang terbentuk.
Baca juga: Gunung Bawakaraeng dan Danau Tanralili Disekat, Pendaki Diputar Balik
"Dia langgar protokol kesehatan , itu yang pertama, kemudian menimbulkan kerumunan dan melanggar edaran Wali Kota terkait protokol kesehatan dan tempat-tempat (ini) dilarang beroperasi selama masa PPKM level IV," ujarnya.
Langkah penutupan tersebut terpaksa ditempuh setelah dilayangkan teguran beberapa kali oleh aparat.
Baca juga: NA Sebut Pembelian Mesin dan Jetski Pakai Uang Pribadi
"Sudah berapa kali kita peringati. Peringatan keras apa semua, tetapi tetap membangkang. Ini mereka mengambil tindakan berisiko terhadap keselamatan warga Makassar. Kami pasti tindaki dengan keras dan tidak main-main," katanya.
Lihat Juga :