A.M Thalib, Rela Bumi Hanguskan Semua Fasilitas Demi Pertahankan Wilayah Sumsel dari Belanda

Senin, 16 Agustus 2021 - 05:05 WIB
loading...
A A A
A.M Thalib yang juga menjadi kepala Intel di militer Sumatra Selatan berhasil menguasai radio setempat dan menyiarkan jika di Sumatera Selatan telah terjadi perang besar-besaran antara para pejuang RI dengan agresor Belanda. Saat itu, ibukota Indonesia berada di Kota Yogyakarta.

Perpindahan tersebut bertujuan untuk menyelamatkan Indonesia dari kehancuran. Hal itu dikarenakan, sebuah negara dapat diakui jika memiliki ibukota negara. Oleh karena itu, pemerintah yang dipimpin oleh Soekarno-Hatta memindahkan ibukota negara dari Jakarta ke Yogyakarta.

Berita tersebut hingga tersiar ke luar negeri, yaitu India. Mengetahui terjadi agresi seperti itu yang dilancarkan Belanda, Perdana Menteri India saat itu, yaitu Jawaharlal Nehru mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengutuk tindakan agresi militer yang dilancarkan Belanda tersebut.

Baca juga: KH Muhyidin, Ulama Subang dan Sejarah Perjuangan Kemerdekaan Indonesia

Atas desakan Konferensi New Delhi pada tanggal 29 Januari 1949, Dewan Keamanan PBB, akhirnya mengeluarkan resolusi keras terhadap Belanda, diantaranya yakni melakukan gencatan senjata di Indonesia. Kemudian, Belanda harus secepatnya membebaskan para pemimpin RI yang ditangkap. Termasuk pemerintahan di Yogyakarta sebagai ibukota RI saat itu harus pulih kembali. Serta mendesak pihak Belanda untuk segera mempersiapkan persidangan Meja Bundar yang bertujuan untuk mengesahkan kedaulatan Indonesia.

Sementara itu, selaku jawatan intel SUB-KOSS, pada tahun 1948, A.M Thalib ditugaskan oleh markas besar TNI yang berkedudukan di Yogyakarta melalui Panglima Kolonel Simbolon, untuk mempersatukan kelompok-kelompok laskar pejuang yang bermunculan di berbagai daerah di Sumsel. Akhirnya beberapa laskar pejuang, seperti Napindo, Pesindo, Hisbullah, dan TKR melebur menjadi TNI.

Tidak hanya dikenal sebagai mantan tokoh militer Indonesia dan pengusaha, A.M Thalib juga diketahui pernah menjadi jurnalis sekaligus wirausahawan.

Selama meniti karir, A.M Thalib juga sempat menjadi Kepala Penerangan Gubernur Militer Sumatera Selatan (Sumsel) sembari merangkap di bidang Intel, hingga akhirnya wafat di usia 78 tahun pada 17 Juni 2000 silam di Jakarta. (berbagai sumber/wikipedia)
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gagas Forum Dialog,...
Gagas Forum Dialog, AHY Ajak Profesor dan Gen Z Rumuskan Masa Depan Indonesia
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Kisah Jenderal Kopassus...
Kisah Jenderal Kopassus Soegito Pertaruhkan Nyawa saat Hadapi Pemberontak Fretilin
Kisah Heroik Try Sutrisno,...
Kisah Heroik Try Sutrisno, Jadi Informan bagi Pejuang Kemerdekaan saat Melawan Penjajah
Peringati 80 Tahun Peristiwa...
Peringati 80 Tahun Peristiwa Merah Putih, GPPMP Kenang Perjuangan Pahlawan
Menko AHY Paparkan 5...
Menko AHY Paparkan 5 Strategi Utama Agar Indonesia Tangguh dan Siap Hadapi Masa Depan
Rekomendasi
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
Pelimpahan Berkas Perkara...
Pelimpahan Berkas Perkara Febrie Dinilai Tindakan Rasional
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
Berita Terkini
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, Asosiasi Minta Vape Legal Dibedakan dengan Penyalahgunaan Narkoba
Transformasi KAI Hadirkan...
Transformasi KAI Hadirkan Pengalaman Perjalanan Setara bagi Perempuan, Lansia, dan Disabilitas
Pramono Bakal Nobar...
Pramono Bakal Nobar Final Piala Dunia di JIS, Jagokan Messi Angkat Trofi
Infografis
Tentara Rusia Rebut...
Tentara Rusia Rebut Wilayah Seukuran Singapura dari Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved