Darah Tertumpah di Bandung Utara, Kisah Kegelisahan Trio Sersan saat Diminta Melucuti Senjata

Minggu, 15 Agustus 2021 - 05:00 WIB
loading...
A A A
Pertempuran heroik di sekitar Gedung Isola pun tak terhindarkan. Para pejuang dan anggota TKR secara gagah berani mempertahankan basis pertahanan mereka. Dalam peristiwa heroik tersebut banyak pejuang dan prajurit TKR yang gugur.

Darah Tertumpah di Bandung Utara, Kisah Kegelisahan Trio Sersan saat Diminta Melucuti Senjata


Termasuk trio sersan, yaitu Sersan Surip, Sersan Bajuri, dan Sersan Sodik. Trio sersan yang merupakan sosok pejuang pemberani . Dengan dikomandani oleh Kapten Abdul Hamid, telah membuat tentara sekutu dan satuan artileries Belanda kewalahan. Pengorbanan mereka harus di bayar mahal, mereka gugur.

Tak hanya tiga sersan yang gugur dalam pertempuran itu. Tercatat di Prasati 61 pejuang yang gugur. Senjata dan peralatan tempur yang digunakan pada peristiwa heroik tersebut, kini disimpan rapi sebagai koleksi Museum Pendidikan Nasional UPI.

Bangunan Villa Isola atau Gedung Isola itu, kini beralih fungsi menjadi kantor Rektorat Universitas Pendidikan Bandung. Saat itu pada 1951 dalam keadaan berantakan bekas perang, Villa Isola dinasionalisasi oleh pemerintah RI juga namannya diganti menjadi Bumi Siliwangi.

Baca juga: Kisah Jalan Bhayangkara, Saksi Bisu Sejarah Panjang Polri di Masa Pergolakan Revolusi

Dikutip dari situs Wikipedia, Villa Isola dibangun pada tahun 1933, milik seorang hartawan Belanda bernama Dominique Willem Berretty. Saat itu banyak urbanisasi mulai terjadi, banyak orang mendirikan villa di pinggiran kota dengan gaya arsitektur klasik, tetapi selalu beradaptasi baik dengan alam, hal itu bisa dilihat dari ventilasi, jendela dan gang-gang yang berfungsi sebagai isolasi panas matahari.

Pada masa pendudukan Jepang, gedung ini sempat digunakan sebagai kediaman sementara Jendral Hitoshi Imamura saat menjelang Perjanjian Kalijati, dengan Pemerintah terakhir Hindia Belanda di Kalijati, Subang, Maret 1942. Gedung ini dibangun atas rancangan arsitek Belanda yang bekerja di Hindia Belanda Prof. Charles Prosper Wolff Schoemaker.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Bandung Disulap Jadi...
Bandung Disulap Jadi Korea Mini, Ribuan Pengunjung Serbu Festival K-Food Halal dan K-Culture
Hujan Tak Surutkan Antusiasme...
Hujan Tak Surutkan Antusiasme Warga Sambut Prabowo di Bandung
Rekomendasi
Breaking News, Kejaksaan...
Breaking News, Kejaksaan Kabulkan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa!
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Atur Jabatan Sipil, Usia Pensiun, hingga Rekrutmen Disabilitas
BAZNAS DKI Jakarta Buka...
BAZNAS DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Posisi yang Dibuka
Berita Terkini
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Tak Punya Izin, DPRD...
Tak Punya Izin, DPRD Kota Bogor Desak Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
Diresmikan Pramono dan...
Diresmikan Pramono dan Dudy, Stasiun JIS Resmi Beroperasi
Sahroni Desak Polisi...
Sahroni Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Wanita di Bandung: Hukum Berat!
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
BTS Pilih Konser di...
BTS Pilih Konser di GBK Ketimbang JIS, Pramono: Yang Penting Pajaknya Masuk Jakarta
Infografis
Kisah Perjalanan Satu...
Kisah Perjalanan Satu Dekade Islam Makhachev di UFC
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved