Sekprov Sulsel Ingatkan Pentingnya Akuntabilitas Kinerja
Rabu, 19 Mei 2021 - 17:17 WIB
loading...
Sekprov Sulsel, Abdul Hayat Gani dalam sebuah kesempatan. Foto: Humas Pemprov Sulsel
A
A
A
MAKASSAR - Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulsel, Abdul Hayat Gani mengingatkan pentingnya akuntabilitas kinerja instansi pemerintah.
Hal itu dia sampaikan saat memberikan arahan dalam pelatihan pengembangan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang dilaksanakan BPSDM Sulsel, Rabu (19/5/2021).
Baca juga:Plt Gubernur Tinjau Perencanaan Jalan Tambang di Kawasan Sungai Jeneberang
Menurut Abdul Hayat, sasaran sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah adalah menjadikan instansi pemerintah yang akuntabel, efisien, efektif dan responsif. Dengan harapan terwujudnya transparansi instansi pemerintah, serta terwujudnya partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan.
"Saya meyakini bahwa kehadiran saudara di sini dapat bersinergi dengan para narasumber dan instruktur yang memiliki wawasan teoritis dan konseptual. Ini merupakan perpaduan yang menjanjikan untuk terbentuknya komitmen pemerintah yang berorientasi kepada pelayanan, pemberdayaan, dan fasilitas kepada masyarakat," ujarnya dalam rilis yang diterima wartawan.
Dia berharap, peserta pelatihan mampu melakukan inovasi untuk meningkatkan kinerjanya dalam konteks pelayanan kepada masyarakat. Sebagai upaya dalam meningkatkan pelayanan yang dihasilkan melalui pendekatan, metode atau alat dalam pelayanan publik.
Baca juga:Buka Pelatihan Pengembangan SAKIP, Abdul Hayat Harap Peserta Kembangkan Wawasan
"Forum ini untuk lebih mengembangkan wawasan, cara pandang yang baru, dan segar dalam menyikapi setiap permasalahan dan memiliki kemampuan berfikir konseptual strategis. Sehingga secara kreatif mampu melaksanan tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan," harapnya.
Sementara Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulsel, Asri Sahrun Said, mengatakan, pada prinsipnya kegiatan ini bertolak dari beberapa OPD. Dimana, capaian SAKIP masih dalam posisi D, bahkan ada masih posisi CC.
"Kita ingin seluruh OPD lingkup Pemprov Sulsel itu sudah bisa meraih predikat yang lebih baik. Minimal, BB dan kalau bisa semua ke A," ujarnya.
Baca juga:Rapat Pengadaan Lahan Jalan Tol MNP, Sekprov Tekankan Restorasi Sosial
Dia menambahkan, setidaknya ada enam OPD Pemprov Sulsel yang menopang hadirnya penyelenggaran diklat yang baik.
OPD yang dimaksud, yakni Bappelitbangda, BKAD, Diskominfo, Inspektorat, BKD dan BPSDM. "Kita berharap agar kedepannya bukan cuma enam OPD, akan tetapi semua OPD lingkup Pemprov Sulsel. Dan yakinkan bahwa kegiatan ini berbiaya murah," pungkas Asri.
Hal itu dia sampaikan saat memberikan arahan dalam pelatihan pengembangan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang dilaksanakan BPSDM Sulsel, Rabu (19/5/2021).
Baca juga:Plt Gubernur Tinjau Perencanaan Jalan Tambang di Kawasan Sungai Jeneberang
Menurut Abdul Hayat, sasaran sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah adalah menjadikan instansi pemerintah yang akuntabel, efisien, efektif dan responsif. Dengan harapan terwujudnya transparansi instansi pemerintah, serta terwujudnya partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan.
"Saya meyakini bahwa kehadiran saudara di sini dapat bersinergi dengan para narasumber dan instruktur yang memiliki wawasan teoritis dan konseptual. Ini merupakan perpaduan yang menjanjikan untuk terbentuknya komitmen pemerintah yang berorientasi kepada pelayanan, pemberdayaan, dan fasilitas kepada masyarakat," ujarnya dalam rilis yang diterima wartawan.
Dia berharap, peserta pelatihan mampu melakukan inovasi untuk meningkatkan kinerjanya dalam konteks pelayanan kepada masyarakat. Sebagai upaya dalam meningkatkan pelayanan yang dihasilkan melalui pendekatan, metode atau alat dalam pelayanan publik.
Baca juga:Buka Pelatihan Pengembangan SAKIP, Abdul Hayat Harap Peserta Kembangkan Wawasan
"Forum ini untuk lebih mengembangkan wawasan, cara pandang yang baru, dan segar dalam menyikapi setiap permasalahan dan memiliki kemampuan berfikir konseptual strategis. Sehingga secara kreatif mampu melaksanan tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan," harapnya.
Sementara Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulsel, Asri Sahrun Said, mengatakan, pada prinsipnya kegiatan ini bertolak dari beberapa OPD. Dimana, capaian SAKIP masih dalam posisi D, bahkan ada masih posisi CC.
"Kita ingin seluruh OPD lingkup Pemprov Sulsel itu sudah bisa meraih predikat yang lebih baik. Minimal, BB dan kalau bisa semua ke A," ujarnya.
Baca juga:Rapat Pengadaan Lahan Jalan Tol MNP, Sekprov Tekankan Restorasi Sosial
Dia menambahkan, setidaknya ada enam OPD Pemprov Sulsel yang menopang hadirnya penyelenggaran diklat yang baik.
OPD yang dimaksud, yakni Bappelitbangda, BKAD, Diskominfo, Inspektorat, BKD dan BPSDM. "Kita berharap agar kedepannya bukan cuma enam OPD, akan tetapi semua OPD lingkup Pemprov Sulsel. Dan yakinkan bahwa kegiatan ini berbiaya murah," pungkas Asri.
(luq)
Lihat Juga :