Perahu Fiber 15 PK Angkut 13 Orang Hilang di Asmat Papua

Senin, 09 Agustus 2021 - 13:22 WIB
loading...
Perahu Fiber 15 PK Angkut 13 Orang Hilang di Asmat Papua
Perahu Fiber 15 PK yang mengangkut 13 orang hilang di dalam perjalanan dari Primapun menuju Agats, Kabupaten Asmat Papua. Foto operasi SAR/iNews TV/Nathan M
A A A
AGATS - Perahu Fiber 15 PK yang mengangkut 13 orang hilang di dalam perjalanan dari Primapun menuju Agats, Kabupaten Asmat , Papua mulai Minggu, 8 Agustus 2021. Perahu bermesin 15 PK POB dengan penumpang 13 orang berangkat dari Primapun tujuan Agats pada Minggu pagi 08.30 WIT dan direncanakan tiba di Agats sekitar 7 jam sejak keberangkatan.

Baca : Perahu Nelayan Terbalik di Cianjur, Satu Tewas dan Satu Hilang

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika George L.M. Randang mengatakan, Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika melalui Pos Pencarian dan Pertolongan Asmat menerima laporan dari Manuel (keluarga korban) bahwa ada sebuah perahu fiber bermesin 15 PK POB 13 orang berangkat dari Primapun tujuan Agats hilang karena hingga informasi itu disampaikan perahu fiber tersebut belum juga tiba di Agats.

Mendapati laporan tersebut Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika langsung memberangkatkan tim SAR gabungan yang terdiri dari personil Rescuer Pos Pencarian dan Pertolongan Asmat, TNI AL, Pol Airud dan keluarga korban menggunakan RIB 85 PK Milik Basarnas.

"Mereka melakukan penyisiran di rute yang sering dilewati perahu fiber tersebut. Hingga berita ini diturunkan tim SAR gabungan masih melakukan pencarian," kata dia.

Kepala Kantor SAR Timika juga mengimbau masyarakat yang sering menggunakan alat transportasi air maupun sering beraktifitas di air, Agar selalu membawa alat pelindung diri atau pengaman diri dan para pengusaha yang mempunyai jasa transportasi di air agar menyiapkan sarana pendukung keselamatan di air serta alat komunikasi dan benar benar layak berlayar dan diketahui dinas terkait.

Baca juga : Pencarian 2 Korban Perahu Terbalik di Danau Towuti Terkendala Buaya


"Para penumpang dan pengusaha jasa transportasi air agar lebih memantau informasi dari BMKG terkait data cuaca yang belakangan ini kurang bersahabat, guna mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan," tandasnya.
(sms)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2025 seconds (11.97#12.26)