Kematian Akibat COVID-19 Meningkat, Antrean Jenazah Menumpuk di Pangkalan Bun
Senin, 09 Agustus 2021 - 06:37 WIB
loading...
Angka kematian akibat COVID-19 di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, terus meningkat. Foto/iNews TV/Sigit Dzakwan Pamungkas
A
A
A
KOTAWARINGIN BARAT - Kasus kematian akibat COVID-19 di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, terus mengalami peningkatan. Bahkan, setiap harinya ada 10 jenazah yang mengantre untuk dilakukan pemulasaran dengan protokol kesehatan.
Baca juga: BIN Daerah Kepri Salurkan Ratusan Paket Sembako ke Nelayan
Petugas di kamar jenazah RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, mulai kewalahan dan kelelahan karena harus bekerja ekstra siang malam untuk melakukan pemulasaran jenazah pasien COVID-19 .
Tak sempat beristirahat, mereka harus berjibaku mengemas peti jenazah. "Kami tetap berupaya enjoy dalam menjalankan tugas pemulasaran jenazah COVID-19 , agar tidak menjadi beban berat," ujar dokter forensik RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, Erianto.
Baca juga: Kisah Heroik Bocah Kediri, Bertaruh Nyawa Jadi Kurir Proklamasi Kemerdekaan 1945
Dia mengatakan, penyelesaian proses pemulasaran jenazah pasien COVID-19 , harus cepat dilakukan agar tidak terjadi pembusukan. Kerja ekstra keras harus dilakukan, di tengah keterbatasan tenaga yang dimiliki.
Baca juga: Diterjang Pandemi COVID-19, Pekerja Seni Menangis di Tepi Jalan Tak Kuat Bayar Utang
Angka kesembuhan pasien COVID-19 di Kabupaten Kotawaringin Barat cukup tinggi, namum angka kematiannya juga terus mengalami peningkatan. Dari 14 kabupaten di Kalimantan Tengah, Kabupaten Kotawaringin Barat urutan kedua tertinggi untuk angka kematian akibat COVID-19 .
Baca juga: BIN Daerah Kepri Salurkan Ratusan Paket Sembako ke Nelayan
Petugas di kamar jenazah RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, mulai kewalahan dan kelelahan karena harus bekerja ekstra siang malam untuk melakukan pemulasaran jenazah pasien COVID-19 .
Tak sempat beristirahat, mereka harus berjibaku mengemas peti jenazah. "Kami tetap berupaya enjoy dalam menjalankan tugas pemulasaran jenazah COVID-19 , agar tidak menjadi beban berat," ujar dokter forensik RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, Erianto.
Baca juga: Kisah Heroik Bocah Kediri, Bertaruh Nyawa Jadi Kurir Proklamasi Kemerdekaan 1945
Dia mengatakan, penyelesaian proses pemulasaran jenazah pasien COVID-19 , harus cepat dilakukan agar tidak terjadi pembusukan. Kerja ekstra keras harus dilakukan, di tengah keterbatasan tenaga yang dimiliki.
Baca juga: Diterjang Pandemi COVID-19, Pekerja Seni Menangis di Tepi Jalan Tak Kuat Bayar Utang
Angka kesembuhan pasien COVID-19 di Kabupaten Kotawaringin Barat cukup tinggi, namum angka kematiannya juga terus mengalami peningkatan. Dari 14 kabupaten di Kalimantan Tengah, Kabupaten Kotawaringin Barat urutan kedua tertinggi untuk angka kematian akibat COVID-19 .
(eyt)
Lihat Juga :